Suzuki mengatakan selama pandemi korona, ekspor CBU meningkat 22%.

2020-12-12

Laporan Reporter Tribunnews.com Lita Febriani

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) berhasil meraih pertumbuhan positif akibat virus corona atau ekspor Covid-19 in fully built (CBU). – Sejak Januari hingga Mei 2020, pertumbuhan ekspor mobil CBU Suzuki meningkat 22% dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca: Menteri Koordinator Irlanga: Transformasi Ekonomi, Kunci Pemulihan Ekonomi Nasional – Ketika Neraca Menurun, Ini Membuat Pertumbuhan Ekspor Suzuki Secara Keseluruhan. -Ekspor industri otomotif menurun.

Selama periode Januari 2020 hingga Mei 2020, ekspor utama CBU masih didominasi oleh penyumbang terbesar All New Ertiga, mencapai 7.880 ekspor dan memperoleh total 3.339 New Carry Dukungan dari unit.

Tak hanya itu, XL7 yang diluncurkan sebagai lini produk baru pada Juli tahun lalu juga menyumbang 2.169 unit kendaraan untuk ekspor Suzuki. -Pada tahun 2020, Aris Yuliyantoro, Deputy Director Automotive SIM Card Division di lebih dari 50 negara di seluruh dunia, mengatakan departemen pengendalian perencanaan produksi mengatakan Suzuki optimistis pertumbuhan ekspor mobil CBU dari Januari hingga Mei bisa melebihi 22%.

“Namun, mengingat saat ini kita sedang menghadapi pandemi Covid-19 dan tren penurunan produktivitas di berbagai industri, ini merupakan pencapaian yang positif. All New Ertiga dan New Carry masih menjadi lini produk yang paling berkontribusi, disusul XL7, Ini yang mendorong pertumbuhan ekspor Suzuki, “kata Aris, Sabtu 20 Juni 2020. —— Dana Moneter Internasional (IMF) percaya bahwa terlepas dari kontak Hindi dengan Covid, L’Indon Isia adalah bagian dari negara yang dapat mencapai pertumbuhan ekonomi positif pada pandemi 2020-19. ——Pernyataan ini Menurut data Kementerian Perindustrian untuk su, hingga kuartal I tahun 2020 jumlah CBU kendaraan roda empat yang diekspor ke Indonesia mencapai 87.879. -Saat ini, pasar internasional sedang dalam fase pemulihan. Untuk memenuhi permintaan ekspor, Suzuki secara bertahap telah melanjutkan produksi melalui penerapan “Suzuki Hygiene Commitment and Health Agreement.” pemerintah.

Aris mengatakan: “Kami berharap industri otomotif dan lainnya dapat cepat pulih dan berkembang bersama agar dapat memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.”

Leave A Comment