Surat mobil tidak terkirim, komunitas Royal Enfield menemukan dealernya

2020-12-13

Reporter Tribunnews.com Jakarta Lita Febriani melaporkan – Komunitas Royal Enfield Bodong (KRIBO) baru-baru ini mengunjungi PT Distributor Motor Indonesia (DMI) yang sebelumnya merupakan distributor Royal Enfield. — Komunitas KRIBO adalah tim yang terdiri lebih dari 200 pemilik sepeda motor Royal Enfield.

Sejauh ini, mereka belum menerima dokumen kendaraan yang seharusnya sudah lama diterima.

Awalnya, pemilik Royal Enfield berjanji bahwa semua sertifikat kendaraan akan diterbitkan dalam empat bulan pertama.

Namun, tidak ada surat selama lebih dari setahun. — Baca: Royal Enfield Himalayan 2020 akan segera rilis dengan warna dan desain baru-mereka berjanji empat bulan setelah menyelesaikan STNK (Surat Tanda Registrasi Kendaraan) sebenarnya sudah lebih dari setahun. Jika saya keluar dari STNK setelah satu tahun satu bulan, kecuali Juni 2019 dan Agustus 2020, saya disuruh ikut. Saat saya ambil STNK, pajak itu hanya berlaku untuk baris yang sama di J selama lima bulan. Tanggal 21 Januari 2021 saya protes, “kata Derek Cunhawan, Ketua Komunitas Royal Enfield Bodon (KRIBO). , Dihubungi Tribunnews, Sabtu (10/3/2020).

Selain itu, orang yang kerap datang ke Ming menyebutkan banyak pemilik kerajaan, Enfield, membeli kendaraan dengan uang tunai dan belum mendapatkan sertifikat kendaraan. Anggap saja sebagai tempat sampah. Mereka juga tidak mengikuti kita, kita memanggil mereka berulang kali, dan mereka terus berbohong.

Leave A Comment