Teknologi pengereman darurat mesin, metode pengereman berdasarkan tingkat kecepatan

2020-12-13

TRIBUNNEWS.COM-Dalam dunia otomotif khususnya kendaraan roda dua terdapat beberapa jenis sistem pengereman.

Untuk motor terbaru yang sudah menggunakan rem cakram juga dibekali dengan “anti lock braking system (ABS).

Namun, di pasar Indonesia, banyak pasar sirkulasi yang tidak dilengkapi ABS.- — Untuk motor yang dilengkapi ABS, kita tidak lagi khawatir rem mendadak mengerem, karena fungsi ini membuat rem cakram tidak bisa dikunci dan mengurangi risiko tergelincir. — Baca: Sebelum didirikannya KTM Duke dan RC Maih CBU, Pabrik KTM Gresik sudah beroperasi-baca: Bos KTM Tech3 menyebut Miguel Oliveira orang penting dalam hidupnya – tapi untuk sepeda motor tanpa ABS perlu memahami teknologi pengereman darurat, terutama pada kecepatan tinggi Selanjutnya.

Direktur Pelatihan Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Kompas.com mengutip penjelasan Justri Paluhubu bahwa pengereman darurat akan dilakukan dengan kecepatan tinggi. Ggi adalah rem yang mengguncang roda depan.

Teknik inilah yang disebut Remas.

“Oleh karena itu, joystick tidak boleh ditarik sekali untuk mengerem. Karena cara ini berbahaya, karena kata Jusri.

Jusri juga menambahkan rem roda belakang juga bisa membantu dalam pengereman.

Untuk pengereman yang lebih baik, pengereman mesin juga dapat dilakukan.

Leave A Comment