Perdana Menteri IU: Ke depan, petrokimia akan menggantikan bahan bakar fosil

2020-12-13

Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Profesor Ari Kuncoro, Presiden Universitas Indonesia, telah menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas) – Profesor Ari mengatakan bahwa penelitian ke depan akan menentukan mana Jenis energi ini memiliki potensi untuk bertahan hidup. “Dalam proses penggantian bahan bakar fosil dengan bahan bakar fosil,” ujarnya dalam diskusi virtual di Jakarta, Jumat (12/6/2020).

Ia menegaskan, keberadaan kendaraan listrik tersebut akan mendorong industri petrokimia untuk berperan lebih besar. Berperan dalam memenuhi permintaan pasar. Namun BPH Migas masih membutuhkan yang baru. Ari mengatakan UI akan selalu melakukan penelitian menggunakan data dengan BPH Migas.

Fanshurullah Asa, Direktur BPH Migas, mengatakan kerja sama antar perguruan tinggi setidaknya dapat meningkatkan peran BPH Migas sebagai kepala distribusi BBM dan transportasi gas bumi. Pipeline sudah membumi .— Baca: Fakta sebenarnya di balik cerita virus adalah 5 anak yang diadopsi dan orang tuanya meninggal karena Covid-19 – kedepannya akan ditulis dalam bentuk kesepakatan kerjasama, atau bisa ditulis dengan fakultas, “Ifan Sapa Tn.

Dia mengatakan bahwa BPH Migas menarik 1,3 triliun rupee dari entitas komersial, di mana 2500 miliar rupee digunakan untuk operasi.

Baca: Beli Xpander Juni, Ada Rencana Penggalangan Dana Berbasis Bunga 2 Tahun Nol 2 Tahun-Ifan Bilang, Lebih dari 1 Triliun Rupiah Sudah Dipakai Kerja Sama Dengan Banyak Perusahaan Atasi Minyak Hilir Dan semua pihak yang terlibat dalam masalah gas alam, termasuk berkomunikasi dengan perguruan tinggi.

Leave A Comment