Ada pandemi, dan Honda telah menghentikan sementara pabriknya di Indonesia

2020-07-09

Laporan oleh Tribunnews.com reporter Lita Febriani

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Honda Outlook Automotive (HPM) menemukan bahwa selama periode epidemi Covid, pasar mobil negara itu telah menurun -19.

HPM mengatakan bahwa saat ini Ketika kondisi pasar menurun, upaya masih dilakukan untuk mempertahankan persediaan dan tingkat persediaan konsumen untuk menjaga keseimbangan dengan permintaan pasar. Yusak Billy, direktur inovasi bisnis, pemasaran dan penjualan di PT HPM, mengatakan dalam sebuah pernyataan resmi pada Jumat (4/4/2020).

Selama penutupan, hanya produksi rantai yang berhenti. Dan kantor pusat masih beroperasi sesuai dengan peraturan pemerintah.

Baca: Daimler Pandemic Corona jaringan bengkel layanan truk dan bus masih terbuka

“Yusak berkata:” Kami akan terus memantau permintaan pasar untuk merumuskan strategi yang tepat untuk memulai produksi dalam beberapa bulan ke depan aktivitas. ”— Membaca: Presiden PKS mengirim surat terbuka ke Jokowi, memanggil lingkaran istana –

Pada bulan Maret 2020, HPM menjual 10.657 mobil Honda di Indonesia, turun 11% dari bulan sebelumnya.- Baca: Berita baik! Profesor PUFF, Nucleus Farma, dan Nidom Foundation sedang mengembangkan obat Covid-19 – kontribusi penjualan terbesar di bulan Maret masih dari Honda Brio, dengan 5.444 unit, diikuti oleh Honda HR-V, dengan 1.880 unit, Honda CR-V memiliki 1.151 unit. Honda Jazz dapat menjual hingga 820 unit. Pada saat yang sama, Honda Mobilio menjual 745 unit, Honda BR-V menjual 390 unit, dan Honda Civic hatchback RS menjual 103 unit.- — Honda Civic sedan penjualan 52. diikuti oleh 28 Honda Odyssey, 22 Honda City, 20 Honda Accord dan Honda Civic Type 2.

Leave A Comment