Tata Motors membantah penjualan Jaguar Land Rover, mobilnya kembali turun

2020-12-24

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Produsen mobil terbesar India Tata Motors (Tata Motors) membantah telah bernegosiasi dengan pemerintah Inggris untuk mendapatkan bantuan finansial kepada pabrikan mobil legendaris tersebut, dan setelah macet, ia menjual sahamnya di Jaguar Land Rover. Melaporkan. Dua perusahaan di bawah Tata Group, Jaguar Land Rover dan Tata Steel, yang memiliki pabrik baja terbesar di Inggris (berlokasi di Port Talbot, Wales), mengalami kebuntuan pembiayaan. . Perusahaan ini dimiliki oleh konglomerat India Tata Group.

Pemerintah Inggris memutuskan bahwa kedua perusahaan harus mengandalkan dana swasta untuk bertahan hidup.

Baca: Ekspansi Tata Motors di Kalimantan Barat, Empat Kendaraan Niaga Ini Jadi Pilar Utama Mereka.

Setelah kebuntuan diskusi berakhir, muncul kabar bahwa Tata Motors kemungkinan akan menjual sahamnya di Jaguar Land Rover. Berita itu diberitakan secara luas di media.

Baca: Jaguar Land Rover Kembangkan Teknologi Layar Sentuh Non Kontak

Kementerian Keuangan Inggris menyimpulkan bahwa Tata Group memiliki kekuatan finansial dan tidak memerlukan bantuan pemerintah melalui sistem akuntabilitas keuangan.

Manajemen Tata Motors menyatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, 17 Agustus 2020: “Beberapa media telah menerbitkan laporan yang belum dikonfirmasi dan belum dikonfirmasi yang menunjukkan bahwa Tata Motors dapat menjual Saham Jaguar Land Rover. ‚ÄĚTata Motors membantah dan dengan tegas menentang niat tersebut. Jaguar Land Rover dulunya dan masih menjadi pilar penting Tata Motors dan seluruh Tata Group. Tata Motors mengatakan bisnis Jaguar Land Rover tetap kuat. Jaguar Land Rover hampir kehilangan bisnis. Tata Motors mengutip krisis pandemi virus corona yang mencapai pendapatan 1 miliar pound antara Januari 2020 dan Juli 2020. Dana darurat pemerintah Inggris dapat menyebabkan pembayar pajak Inggris memiliki saham di Jaguar Land Rover dan Tata Steel. Pinjaman Tata memberlakukan persyaratan yang ketat. Grup .

Sumber: The Guardian

Leave A Comment