Pengurangan biaya Cipularang hanya berlaku untuk mobil pribadi

2020-12-25

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Tingkah sindiran Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengkritisi kenaikan tarif tol di Cipularang di masa sulit ekonomi, menyebabkan PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengubah keputusannya. Tol BUMN ini tidak menaikkan tarif tol kendaraan pribadi maupun golongan I. Sementara untuk kelompok lain, tarif tol masih mengacu pada tarif baru pada pukul 00.00 setiap Sabtu (09/05/2020) -Jasa Marga Corporate Communication and Community Development Manager Dwimawan Heru menjelaskan bahwa Cipularang mobil pribadi Tarif pengurangan tol tersebut dilaksanakan setelah menerima berbagai sumbangan dari masyarakat. Kemudian pengguna jalan tipe pertama akan membayar tarif berdasarkan jumlah awal sebelum menyesuaikan tarif (tarif awal). Karena perlu menerapkan pengaturan sistem peralatan, penurunan tarif ini berlaku untuk WIB Minggu (6/09) 00.00, “kata Helu dalam keterangannya, Senin (9/7/2020).

Tarif Cipularang Tertunda Efektif mulai pukul 00.00 pada Senin, 7 September 2020 (Bank Dunia), selain itu, penyesuaian ditunda berdasarkan kondisi sosial ekonomi saat pandemi Covid-19.Pengguna jalan II-V, penyesuaian baru Tarif tetap akan diberlakukan. Jasa Marga mencontohkan, dengan penyesuaian tol Cipularang dan Padaleunyi maka tarif kendaraan logistik Tipe III dan V. Dengan demikian, jarak tol Cipularang yang jauh adalah sebagai berikut: Tipe I Rp.39.500, II Kelas Rp 59.500, Kelas III Rp 79.500, Kelas IV Rp 99.500, Kelas V Rp 119.000. P Lantai Padaleunyi, jarak terjauh sbb: Kelas I Rp 9000, Kelas II Rp 15.000, Grup Rp 17500, Kelas IV Rp 21.500, Kelas V Rp 26.000.

Gubernur sebelumnya Ridwan Kamil dari Jawa Barat pernah mengisyaratkan PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah menambah tol Cipularang saat pandemi Covid-19. – Ia menilai Dalam pandemi seperti sekarang, banyak perekonomian masyarakat yang terkena imbas pandemi Covid-19. Oleh karena itu, menaikkan harga tol bukanlah keputusan yang bijak.

Leave A Comment