Tata Motors membantah menjual kembali Jaguar Land Rover

2020-12-25

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Tata Motors, produsen mobil terbesar di India, membantah kabar penjualan sahamnya di Jaguar Land Rover, setelah perusahaan tersebut bernegosiasi dengan pemerintah Inggris untuk mengamankan pabrikan mobil legendaris tersebut. Dana talangan keuangan menemui jalan buntu. Pembiayaan darurat dua perusahaan di bawah Tata Group (Jaguar Land Rover) dan Tata Steel, yang memiliki pabrik baja terbesar di Inggris (berlokasi di Port Talbot, Wales), menemui jalan buntu. . Perusahaan ini dimiliki oleh konglomerat India Tata Group.

Pemerintah Inggris memutuskan bahwa kedua perusahaan harus mengandalkan dana swasta untuk bertahan hidup.

Baca: Tata Motors telah melebarkan empat kendaraan niaga ini ke Kalimantan Barat. Setelah buntu diskusi, tersiar kabar bahwa Tata Motors kemungkinan akan menjual sahamnya di Jaguar Land Rover. Beritanya telah banyak diberitakan di media.

Baca: Jaguar Land Rover Kembangkan Teknologi Layar Sentuh Non Kontak

Kementerian Keuangan Inggris menyimpulkan bahwa Tata Group memiliki kekuatan finansial yang kuat dan tidak memerlukan mekanisme bantuan pemerintah melalui sistem akuntabilitas keuangan.

Manajemen Tata Motors menyatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, 17 Agustus 2020: “Beberapa media telah menerbitkan laporan yang belum dikonfirmasi dan belum dikonfirmasi yang menunjukkan bahwa Tata Motors dapat menjual Saham Jaguar Land Rover. ‚ÄĚTata Motors membantah dan dengan tegas menolak niat tersebut. Jaguar Land Rover dulunya dan masih menjadi pilar penting Tata Motors dan seluruh Tata Group. Menurut laporan, akibat krisis pandemi virus corona, pendapatan antara Januari 2020 dan Juli 2020 adalah 1 miliar pound.

Menurut laporan, Tata Motors menjalin kemitraan dengan perusahaan termasuk BMW pada Agustus tahun lalu. Hubungi dan diskusikan peluang kerjasama, yaitu kerjasama antara pabrikan Jerman dan Jaguar Land Rover. Pemerintah Inggris dapat mendesak pembayar pajak Inggris untuk memiliki saham di Jaguar Land Rover dan Tata Steel dan memberlakukan persyaratan ketat atas pinjaman kepada Tata. – Persyaratan Jaguar Land Rover mencakup “kewajiban perusahaan untuk mempercepat kendaraan listriknya”. Le berencana menghentikan mobil diesel yang masih berat. Disebut oleh grup Tata Motors.

Sumber: The Guardian

Leave A Comment