BBM Premium dan Pertalite akan dihapus, ini komentar dari APM

2020-12-27

Wartawan Tribunnews.com Lita Febriani mengabarkan, TRIBUNNEWS.COM-PT Pertamina (Persero) Jakarta berencana menghentikan penjualan bahan bakar minyak (BBM) premium secara bertahap. Selain Premium, disebutkan perusahaan minyak milik negara itu juga akan mundur dari Pertalite. Banbang mengatakan kepada Tribunnews, Kamis (7 Februari 2020): “Pada dasarnya, kami mengikuti regulasi atau regulasi pemerintah. Setiap mobil memiliki spesifikasi yang berbeda, dan tentunya ATPM (Exclusive Agent Brand Holder) akan Sesuaikan dengan peraturan pemerintah. ”Hilangkan bahan bakar berkualitas tinggi dan kaolin yang sangat dibutuhkan-Bambang menambahkan bahwa penggunaan bahan bakar yang tidak memenuhi spesifikasi kendaraan dapat mempengaruhi performa dan emisi gas buang. Dijelaskannya: “Performa atau tenaga mesin, efisiensi bahan bakar, dan gas buang yang dihasilkan. -Khusus untuk Daihatsu, standar bahan bakar berkualitas tinggi tidak mengandung sulfur atau timbal. Sesuai spesifikasi mobil, angka oktannya standar, Mengandung sulfur atau timbal. Banbang mengatakan: “Kalau pakai bahan bakar berbeda tidak berbahaya, tapi kualitasnya tidak lebih baik. “Masih menunggu aturan.

” Ya, posisi kita sekarang adalah menunggu aturan dan situasi. Kemudian Baru bisa memberikan komentar lebih lanjut, “kata Anton.

Jika nanti ada keputusan untuk menghapus, Toyota akan menyesuaikan kendaraan.

” Tentu saja, jika pemerintah memutuskan, Toyota harus beradaptasi. Tentunya ini tergantung dari spesifikasi bahan bakarnya, apakah sudah ada atau baru. Jika ada, Toyota pasti siap. Jika ada yang baru, sebaiknya periksa kembali.

Leave A Comment