Surat mobil tidak dikirim, dan dealer ditemukan secara kebetulan di komunitas Royal Enfield

2020-12-27

Wartawan Tribunnews.com Jakarta Lita Febriani melaporkan – Komunitas Royal Enfield Bodong (KRIBO) baru-baru ini mengunjungi PT Distributor Motor Indonesia (DMI) yang sebelumnya adalah distributor Royal Enfield.

Komunitas KRIBO adalah tim yang terdiri lebih dari 200 pemilik sepeda motor Royal Enfield.

Sejauh ini, mereka belum menerima dokumen kendaraan yang seharusnya sudah lama diterima.

Au Deinging, pemilik Royal Enfield meyakinkan semua orang bahwa sertifikat kendaraan akan dikeluarkan dalam empat bulan pertama.

Namun, tidak ada surat selama lebih dari setahun. — Baca: Royal Enfield Himalayan 2020 akan luncurkan warna dan desain baru-Saya berjanji akan menyelesaikan STNK (Surat Tanda Registrasi Kendaraan) empat bulan saya, yang sebenarnya sudah lebih dari setahun. Jika saya keluar dari STNK setelah satu tahun satu bulan, kecuali Juni 2019 dan Agustus 2020, saya disuruh ikut. Saya mengikuti STNK, pajak hanya berlaku untuk lima bulan di bulan baris yang sama, 20-2021 (10 Oktober 2020), dihubungi Tribunnews. Derrick Kurniawan, ketua RoyalEnfield Bodong Community (KRIBO), mengatakan, saya protes. Beli Kendaraan Dengan Uang Tunai Belum Memperoleh Sertifikat Kendaraan .— Baca: Royal Enfield Kembangkan Motor Listrik?

“Kami memiliki ratusan pelanggan yang membeli berbagai jenis Royal Enfield dengan pembayaran penuh dan oleh karena itu diperlakukan tidak semestinya. Perilaku manusiawi dianggap sebagai sampah. Mereka juga tidak mengikuti kami. Kami menyuruh mereka untuk berbohong berkali-kali. Kata presiden KRIBO.

Leave A Comment