Jangan sampai, ini efek buruk pencampuran Pertalite dan Pertamax pada kendaraan

2020-12-27

TRIBUNNEWS.COM-Produsen BBM menyediakan ragam produk dengan bilangan oktan berbeda atau research octane number (RON), ada BBM dengan oktan 88, 90, 92, 95 dan 98. Beberapa pemilik mobil suka mencampur dua bahan bakar dengan peringkat oktan berbeda. Bahan bakar campuran dengan angka oktan berbeda biasanya digunakan oleh beberapa pemilik mobil sebagai rumus untuk menghitung harga.Selain itu, banyak juga yang percaya bahwa bahan bakar campuran dapat mempertahankan angka oktan atau mempelajari angka oktan (RON).

Di Indonesia bahan bakar yang banyak digunakan saat ini adalah perovskit. Dan pertamax.

Oleh karena itu, kedua jenis bensin ini sering bercampur.

Tak hanya sepeda motor, pemilik roda empat juga kerap melakukan hal ini. Apakah sebaliknya?

Sebuah laporan dari Wahana Honda, menurut banyak ahli di bidang teknik mesin, pencampuran Pertalite dan Perta max akan berdampak buruk pada mesin.

Pergi ke halaman 2 ==>

Leave A Comment