Covid-19 laku, nol penjualan mobil baru di India hingga April 2020

2020-07-11

Laporan oleh reporter Tribunnews.com Lita Febriani-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-India telah ditahan sejak 25 Maret 2020 karena epidemi Covid-19. Shutdown menghentikan produksi dan penjualan berbagai kendaraan.

Hasilnya adalah penjualan mobil baru negara itu nol pada akhir April 2020.

Mobil dan pengemudi dikutip, Minggu (3/5/2020) Menurut Asosiasi Produsen Otomotif India (SIAM), industri otomotif kehilangan US $ 306 juta per hari, atau setara dengan 4,4 triliun rupee, termasuk Mahindra dan Mahindra , Maruti Suzuki, Hyundai, MG Motor dan Toyota Kirloskar dan pabrikan mobil lainnya. Pada bulan April 2019, industri otomotif India mampu menjual 247.541 mobil penumpang, 68.680 kendaraan utilitas dan 1.684.650 kendaraan roda dua atau roda tiga. -Pada bulan Maret, penjualan domestik Maruti Suzuki turun 47,9%, sedangkan penjualan Mahindra dan Mahindra turun 90%.

Kunci itu sendiri telah diperpanjang hingga 17 Mei 2020, dan diperkirakan akan semakin mengurangi situasi yang sudah sulit bagi produsen mobil.

Industri otomotif India telah menulis surat kepada Menteri Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri India yang meminta pembukaan sektor otomotif.

Leave A Comment