Akibat pandemi corona, pasar truk medium tumbuh 54%

2021-01-01

Reporter Tribunnews.com Lita Febriani melaporkan di TRIBUNNEWS.COM di Jakarta-Dipengaruhi pandemi Covid-19, penjualan truk baru di Indonesia memang anjlok.

PT Krama Yudha Tiga Berlian Mitsubishi Fuso Commercial Vehicle Dealer Motor (KTB) mengatakan hingga April 2020, penjualan truk medium atau truk sedang (MDT) di Indonesia turun 54%. Direktur pemasaran dan penjualan Krama Yudha Tiga Berlian Duljatmono mengatakan selama pandemi corona, pasar truk untuk seluruh segmen MDT turun lebih dari 50%. Duljatmono mengatakan, Rabu (27 Mei 2020) otomatis, penjualan kami sulit menyerap permintaan pasar.

Baca: Tiga alasan DFSK Super Cab menjadi pilihan lain bagi mereka yang mencari truk pikap – Dia berhenti membeli truk baru di segmen pasar Ant MDT sebagai metode manufaktur lain. Duljatmono menjelaskan, peluang tersebut adalah adanya infrastruktur, karena infrastruktur merupakan lini bisnis yang dapat membangkitkan permintaan kendaraan MDT.

Baca: Mitsubishi eK X dan eK Wagon Raih Skor Tertinggi di JNCAP Jatuhnya

Duljatmono berharap Covid-19 cepat berlalu sehingga banyak industri (seperti logistik) yang selama ini menyerap penjualan truk MDT bisa mengembalikan. Kontribusi (penjualan) terbesar. Namun yang menjadi masalah karena jumlah yang terbatas (PSBB), volumenya masih sangat rendah. Diharapkan begitu pandemi berakhir, kebutuhan logistik akan meningkat.

Leave A Comment