Prototipe mobil terbang yang dibuat oleh startup Cina Kiwigogo terlihat seperti drone pengangkut manusia

2021-02-21

Reporter Tribunnews.com Lita Febriani lapor-TRIBUNNEWS.COM- setelah sukses melakukan penawaran umum perdana di New York Stock Exchange dan menghasilkan uang tunai $ 1,5 miliar, tampaknya menjadi batasan Xpeng Motors China. Startup mobil listrik yang didukung oleh raksasa e-commerce Alibaba dan Xiaomi meluncurkan konsep mobil terbang di Beijing Auto Show 2020.

Mobil terbang ini bernama Kiwigogo dan dapat memuat hingga dua penumpang saat berkeliaran Sekitar 5-25 meter. -Kendaraan mirip drone ini memiliki delapan baling-baling dan kerangka berbentuk kapsul yang digerakkan oleh listrik.

Kiwigogo dikembangkan oleh Xpeng Heitech, yang merupakan departemen teknologi yang dimiliki oleh He Xiaopeng, pendiri dan CEO Xpeng Motors. — Perusahaan mengatakan bahwa proyek mobil terbang akan memperkuat penelitiannya di bidang mobilitas, elektrifikasi dan digitalisasi.

“Sebelum melakukan investasi besar, kami akan mengevaluasi prospek ruang secara detail. Di area ini,” kata Xpeng. (30/9/2020) .

Xpeng menambahkan bahwa dia tidak mengharapkan bisnis inti dari bisnis tersebut terpengaruh secara material.

Baca: Uji Coba Pembuatan Mobil Terbang SkyDrive Jepang Akan Menjadi Transportasi Masa Depan — Bukan Berarti Xpeng Tidak Ingin Benar-Benar Mempromosikan Kiwigogo di Masa Depan.

Perusahaan China ini telah terlibat dalam pengembangan mobil terbang tertentu selama 7 tahun dan telah melakukan sekitar 100.000 uji keselamatan. — Baca: Perusahaan Sky Drive Jepang berhasil melakukan uji coba mobil terbang pertamanya

Mobil terbang Xpeng juga memiliki 15 hak kekayaan intelektual.

Selama ini regulasi pemerintah menjadi kendala utama pengembangan eVTOL (pesawat lepas landas dan mendarat vertikal listrik), namun perusahaan berupaya keras untuk menyiapkan teknologinya sebagaimana diizinkan oleh undang-undang.

Leave A Comment