Departemen Perhubungan menerbitkan Peraturan Uji Jenis untuk Kendaraan Listrik

2020-07-17

Sebuah laporan dari Tribunnews.com tentang Dama Bay Day-Tribunnews.com Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah secara resmi mengeluarkan peraturan tentang pengujian jenis kendaraan listrik.

Aturan tersebut tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 44/2020 tentang pengujian tipe fisik kendaraan bermotor yang dilengkapi dengan motor listrik.

Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan, mengumumkan bahwa melalui peraturan ini, setiap kendaraan listrik harus memenuhi persyaratan teknis dan jalan.

Selain pengujian tipe, peraturan juga menyebutkan bahwa kendaraan listrik harus melakukan tes tipe fisik lainnya.

Dalam ketentuan artikel ini, diindikasikan bahwa penambahan kendaraan listrik (KBL) yang disebutkan dalam ayat 3 mengadopsi bentuk baterai pengujian (seperti perangkat pengisian). Perlindungan listrik terhadap sengatan listrik, keselamatan fungsional dan emisi hidrogen.

Baca: Mobil listrik BMW iX3 akan dirilis pada 14 Juli 2020, apa saja fitur baru?

Selain itu, jenis fisik kendaraan listrik (termasuk sepeda motor, mobil penumpang, mobil dan bus, dan kendaraan khusus) juga diuji.

Baca: Mempercepat pengembangan kendaraan elektrifikasi listrik, Honda mendirikan layanan mobilitas Hynex – Selanjutnya, Kementerian Transportasi juga menstandarkan pengujian unit kinerja akumulator, tes ini berada di lembaga uji nasional atau tes yang disetujui Komite akreditasi nasional untuk melakukan unit pengujian unit di luar laboratorium. -Untuk pengujian di laboratorium pengujian asing, tes tersebut harus diakreditasi oleh Organisasi Kerjasama Akreditasi Asia Pasifik atau Organisasi Kerjasama Akreditasi Laboratorium Internasional atau organisasi internasional lainnya.

Hasil pengujian dalam bentuk sertifikat atau hasil tes kinerja baterai digunakan sebagai dasar untuk persyaratan untuk meningkatkan jenis tes kendaraan listrik.

Leave A Comment