Teknologi pengereman darurat non-ABS dengan metode pengereman berbasis kecepatan

2020-07-17

TRIBUNNEWS.COM – Di dunia otomotif, terutama pada dua roda, ada beberapa jenis model sistem rem.

Untuk sepeda motor keluaran terbaru yang telah menggunakan rem cakram, mereka juga dilengkapi dengan sistem rem anti-lock (ABS).

Namun, banyak produk yang beredar di pasar Indonesia belum dilengkapi dengan ABS.

Untuk sepeda motor yang dilengkapi dengan ABS, rem mendadak tidak lagi membuat kita khawatir, karena fungsi ini dapat mencegah rem cakram dan mengurangi risiko penyaradan. — Namun, ketika sepeda motor tanpa rem tidak dilengkapi dengan ABS, kita perlu memahami teknologi pengereman darurat, terutama saat berkendara dengan kecepatan tinggi.

Baca: Karena popularitas Covid-19, industri otomotif harus bersiap menghadapi kasus terburuk

pelatihan Jumpi.com kepala konsultasi mengemudi (JDDC), Kompas.com mengutip Justi Paluhubu untuk menjelaskan bahwa pengereman darurat dilakukan dengan mengguncang sebelum Rem roda datang dengan kecepatan tinggi. Jusri mengatakan: “Karena itu, Anda tidak boleh menarik joystick untuk mengerem sekaligus. Karena metode ini berbahaya, karena akan memiringkan pengemudi ke depan.”

Jusri juga menambahkan bahwa rem roda belakang juga dapat membantu rem.

Rem mesin juga dapat digunakan untuk pengereman yang lebih ideal.

Leave A Comment