Berhenti cepat sederhana jarang

2020-07-20

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Salah satu sektor ekonomi yang terkena dampak pandemi Covid-19. Diantaranya adalah mereka yang membuka ruang pamer mobil bekas – Forum Forum memiliki kesempatan untuk menjelajahi beberapa ruang pamer mobil bekas di dekat Jakarta. Di daerah Kelapa Dua dan Hek Depok, Kramat Jati di Jakarta Timur. Covid-19 ditutup. Banyak yang masih buka, yang membatasi jam buka ruang pamer mobil bekas mereka. Seorang karyawan showroom mobil berkata di galeri. Lihat berbagai jenis mobil. Bahkan, ruang pamer adalah salah satu ruang pamer mobil terbesar di daerah tersebut.

Selain itu, beberapa karyawan yang masih bertugas tampaknya santai. “Sejak larangan sosial berskala besar (PSBB), tempat ini menjadi sepi. Jelas, ketika dibuka, jam buka juga dibatasi,” kata Anand, seorang karyawan showroom Kramat Jati di Tribune.

Pengunjung yang datang ke ruang pameran sekarang dapat mengandalkannya. Itu berbeda sebelum PSBB mulai berlaku. Dia berkata: “Bos saya saat ini kehilangan banyak, apalagi banyak harga telah jatuh. Beberapa mobil juga turun.”

Papan tulis dengan daftar harga mobil penuh dengan coretan. Graffiti menunjukkan perubahan harga mobil yang dijual di showroom.

Baca: Pengantar Program Film Kargo Berharga di Universal Television Cinema, Sabtu, 2 Mei 2020, Bank Dunia (WIB)

“Harga mobil baru saja turun menjadi 100 juta rupee”. Bos jarang pergi ke showroom, “lanjutnya.

Lain cerita Ahmad Saputra (26). Dia terus terlibat dalam sepeda motor dan menggunakan dealer mobil, Ini diprakarsai oleh keluarganya di sebuah perusahaan mobil di Depok 25 tahun yang lalu. Gudang di Jawa Barat dimulai dari Maret 2020 dan bisnisnya mulai lemah.

Leave A Comment