Pandemi korona, truk logistik terus berlanjut

2020-07-22

Laporan oleh reporter Tribunnews.com Lita Febriani-Jakarta, epidemi TRIBUNNEWS.COM-Covid-19 telah menyebabkan penurunan tajam dalam kegiatan ekonomi Indonesia, disertai dengan sosialisasi pembatasan sosial skala besar (PSBB) dan penghentian penyebaran korona di masyarakat virus.

Namun, kegiatan logistik harus dilanjutkan, karena pasokan kebutuhan masyarakat (terutama makanan pokok) tidak dapat dihentikan.

James Budiarto dari pendiri PT Jasa Berdikari Logistik, yang juga merupakan unit pengguna 170 Truk Isuzu, mengungkapkan bahwa ia berterima kasih kepadanya selama pandemi ini. Industri logistik masih menarik. -Bahkan meskipun permintaan untuk makanan pokok meningkat, sektor transportasi terus bertahan dan tumbuh.

PT Jasa Berdikari Logistik saat ini mendistribusikan berbagai barang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk toko berantai Alfamidi di Jabodetabek, Jawa Barat, Sulawesi, dan Kalimantan. Di pabrik Indonesia, staf kembali ke Jepang – proses pengiriman barang juga harus dilakukan tepat waktu. James mengatakan, Kamis (16/4/2020): “Perusahaan terus melakukan prosedur kesehatan pengemudi, seperti mencuci tangan dengan sabun dan masker, dan menyemprotkan desinfektan pada roda truk.”

Untuk mendukung bisnisnya PT Isuzu Attias Asril, manajer umum pemasaran untuk Astra Motor Indonesia, mengatakan bahwa khususnya pelanggan yang bergerak dalam bisnis logistik mengatakan bahwa Isuzu selalu siap untuk melayani kebutuhan 3S (yaitu penjualan, layanan, dan suku cadang). Attias mengatakan dalam siaran pers kepada Tribunnews: “Kami tidak perlu khawatir tentang kerusakan atau kebutuhan untuk layanan, karena kami memiliki layanan BIB (Isuzu Walking Workshop) yang dapat diberikan langsung kepada pelanggan sehingga pelanggan dapat tinggal di rumah.”, 2020 16 April.

Untuk mendukung gerakan #dirumahaja, Isuzu memposting video di YouTube pada 15 April 2020. Video ini menunjukkan bagaimana para pengemudi berjuang karena mereka tidak dapat diinformasikan. “Rumahzu telah secara aktif membuat situs jejaring sosial untuk mengundang seluruh negara Anak-anak yang berpartisipasi dalam gerakan Dow memuat #TeramaIsuzu di media sosial “, kata Atiyas.

Dia menjelaskan bahwa setiap lagu yang diunduh akan dikonversi menjadi rupee senilai 1.000 rupee, dan kemudian dikumpulkan dan didistribusikan kepada orang yang terinfeksi virus Corona di Indonesia.

Leave A Comment