Untuk mengurangi biaya produksi, Renault akan mem-PHK 5.000 karyawan pada 2024

2020-07-22

TRIBUNNEWS.COM – Produsen mobil Prancis Renault akan mengumumkan rencana untuk mem-PHK 5.000 karyawan pada 2024.

Reuters (Jakarta) dikutip pada hari Rabu (27 Mei 2020) bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah untuk memungkinkan perusahaan menyelamatkan karyawan perusahaan. Nilai output setinggi 2,2 miliar dolar AS, yaitu sekitar 32,34 triliun rupee (nilai tukar adalah 14.700 rupee).

Menurut “Le Figaro” yang dilaporkan baru-baru ini.

Baca: Pembuat mobil Prancis Renault terancam pandemi korona karena kebangkrutan

Baca: Renault Climber tiba di Indonesia, harga mulai dari Rs 149 crore – Baca: diblokir oleh pandemi, Rencana untuk merakit MPV murah Renault Triber secara lokal di Indonesia, tetapi masih di jalur yang benar – surat kabar Le Fiharo mengumumkan di halaman resmi bahwa PHK tidak akan segera diproses.

Koran Figaro juga mengatakan bahwa Renault akan memprioritaskan untuk mengganti karyawan yang akan pensiun. Saat dikonfirmasi oleh Reuters, Renault tidak ragu berkomentar.

– Saat ini, Renault masih menunggu finalisasi rencana pinjaman pemerintah 5 miliar euro.

Namun, penerbitan pinjaman masih menunggu diskusi tentang masalah ketenagakerjaan antara manajemen dan serikat pekerja. Dan pabrik Prancis.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa Renault akan memiliki sekitar 48.500 pekerja di Perancis pada tahun 2019, akan memberhentikan pekerja dan menutup pabrik untuk menghemat uang. Presiden Prancis Emmanuel Macron juga mengumumkan rencana anggaran 8 miliar euro untuk menjadikan Prancis salah satu produsen utama mobil rendah karbon atau ramah lingkungan di Eropa.

Dia juga mendesak produsen mobil penggerak empat roda Perancis untuk meningkatkan kapasitas produksi. .

Artikel ini diterbitkan di Kompas.com dengan judul “Reno akan memberhentikan 5.000 karyawan pada tahun 2024”

Leave A Comment