Inilah sebabnya mengapa banyak bus modern tidak lagi memiliki pintu pengemudi.

2020-07-25

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Biasanya, seperti yang biasa kita temui, bus dilengkapi dengan lorong penumpang atau pintu masuk ke kabin penumpang. Namun, jika Anda berhati-hati, banyak AKAP atau bus wisata tidak memiliki pintu pengemudi khusus. Karena itu, pengemudi masuk melalui pintu yang sama dengan penumpang. Alasan melepas pintu pengemudi adalah bahwa jika bus mengalami kecelakaan, pengemudi dapat mengambil tanggung jawab. AJ.403 / 4/14 / DRJD / 2007, yang meliputi:

1. Dalam rangka meningkatkan bentuk tanggung jawab pengemudi bus untuk mengendarai kendaraan, dalam rangka meningkatkan keselamatan penumpang, kami membahas di sini. Pertanyaan-pertanyaan berikut:

a. Dalam desain dan rekayasa struktur kendaraan bermotor dinamai bus, jalan keluar pengemudi dihilangkan, dan keberadaan pintu darurat (pintu dan / atau jendela) harus dimaksimalkan;

Baca: Mendukung layanan KRL Jabodetabek, Provinsi Jakarta Pemerintah DKI menyiapkan 50 bus gratis

b. Ketika sistem hidrolik tidak bekerja, pintu penumpang dibuka dan ditutup menggunakan sistem hidrolik harus dibuka di dalam dan di luar.

2. Dikombinasikan dengan hal di atas, Anda dapat merencanakan untuk bersosialisasi dengan anggota, dan di masa depan, setiap bus yang diproduksi oleh perusahaan bodywork harus menerapkan peraturan di atas.

Baca: Pemerintah Kota Semarang melayani komunitas dengan 17 elf Isuzu untuk para peternak

3. Mohon perhatian dan kerja sama, terima kasih.

Werry Yulianto, manajer ekspor Laksana Karoseri, mengatakan bahwa bus antar provinsi (AKAP) antar provinsi dan bus antar kota antar provinsi (AKDP), pariwisata tidak dapat memasang pintu pengemudi. “Namun, untuk kendaraan khusus, pintunya masih akan dipasang, seperti militer atau polisi dan kendaraan transportasi penambangan. Jika bus penambangan tidak digunakan di jalan umum, akan ada pengecualian.” (21/6/2020) .

Baca: Andre Rosiad mengusulkan untuk dipecat, Arif Pouno: Siapa dia? Kemarin sore, anak-anak Gilindra, Kurnia Lesani Adnan, ketua Asosiasi Pemuda Sepeda Motor Indonesia, mengatakan bahwa bahkan jika ada kegiatan sosial untuk melepas pintu mobil, akan selalu ada Perusahaan tempat bus diperkosa (PO).

Baca: Terlepas dari aturan pemblokiran IMEI, smartphone pasar gelap masih dapat digunakan, itu sebabnya

“Pria yang tidak memberikan pegangan pintu luar tetapi dapat membukanya sangat ahli di pria bernama Kompas.com ini Itu disebut Sani.

Judul artikel di Kompas.com adalah “Mengapa ada bus tanpa pintu pengemudi?”

Penulis: Muhammad Fathan Radityasani

Leave A Comment