BPPT mempelajari teknologi mobil self-driving untuk menemukan kandidat modal baru di Kalimantan Timur

2020-08-01

Wartawan Jakarta Tribunnews Fitri Wulandari (Fitri Wulandari) melaporkan – pengembangan ibukota Kalimantan Timur (IKN) akan mengusung konsep smart city atau smart city. Tujuannya adalah untuk menciptakan kota yang nyaman dan berkelanjutan.

Unsur-unsur kota pintar termasuk perjalanan cerdas, orang pintar dan bangunan pintar.

Konsep perjalanan cerdas akan diwujudkan melalui penggunaan mobil self-driving. –Hammam Riza dari BPPT, kepala penilaian dan penilaian teknologi, menyatakan bahwa penggunaan mobil self-driving perlu untuk mendukung ekosistem agar dapat berfungsi secara optimal.

BPPT telah menyiapkan konsep ekosistem pendukung yang melibatkan ekosistem tanpa pengemudi dari para insinyur BPPT.

Membaca: Pinjaman online ditekankan lagi. Ini adalah metode penagihan yang benar yang dikatakan Cashwagon — “Ekosistem kendaraan otonom atau ekosistem kendaraan tanpa pengemudi harus dibangun secara bertahap, termasuk otomatisasi horisontal.” Mu mengatakan pada seminar “Ekosistem Bebas Modal Nasional” yang diadakan di kantor BPPT di Jakarta pada hari Selasa (25/2/2020).

Membaca: Berpose setelah berkabung BCL pertama, tersenyum dengan Maia Estianty dan Rossa-ada banyak tingkat kendaraan otonom. Hammam menjelaskan: “Ada lima tingkatan, dari otomatisasi parsial (tidak ada) hingga otomatisasi penuh dengan infrastruktur yang sesuai.”

Elemen dasar yang diperlukan untuk ekosistem tanpa pengemudi adalah waktu aktif. Infrastruktur transportasi dan infrastruktur telekomunikasi. Peran teknologi kecerdasan buatan (AI) dan dukungan jaringan 5G juga diperlukan.

“Dalam perusahaan otonom ini, kecerdasan buatan (AI) dan 5G sangat dibutuhkan. Dalam lima tahun ke depan, semua konsep tanpa pengemudi ini perlu ditunjukkan melalui proyek percontohan untuk mencapai tujuan ini. Teknologi dan teknologi menyebar, “kata Hammam.

Leave A Comment