Pertamina menyangkal akan menghapus “Premium” dan “Pertalite Fuel News”

2020-08-07

Laporan oleh reporter Tribunnews.com Reynas Abdila

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Pertamina (Persero) menanggapi laporan media tentang penghapusan Premium.

Fajriyah Usman, wakil presiden komunikasi di Pertamina, mengklaim bahwa Pertamina masih mengalokasikan jenis bonus BBM yang diberikan oleh pemerintah.

Ini terkait dengan revisi Peraturan Presiden No. 43 Tahun 2018 dan amandemen Peraturan Presiden No. 191 tahun 2014 terkait dengan suplai dan distribusi Bahan bakar eceran konsisten dengan harga eceran.

“Saat ini, Pertamina masih mendistribusikan Premium di SPBU sesuai dengan pengaturan yang ada,” kata Fajriyah di Jakarta, Kamis (17/6/2020). Menurutnya, informasi itu dimulai dengan pertanyaan dari para peserta Webinar Free People, yang menanggapi rencana penyederhanaan produk dan menanggapi supervisor Pertamina.

Baca: Pandemi Covid-19 telah mengurangi harga “mobil bekas. Harga Mobkas adalah 70 juta rupee. Mulai dari pertanyaan ini, akankah Pertamina mulai menghapus Premium, Solar dan Pertalite, dan menemukannya?” Tidak memenuhi standar yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) mengeluarkan No. 20 pada tahun 2017.

Baca: Seri terbaru Toyota telah berjanji akan diluncurkan tepat waktu, termasuk Fortuner terakhir?

Berawal dari pertanyaan ini, Nicke Widyawati, manajer senior Pertamina, menjelaskan konsep penyederhanaan produk Menurut peraturan pemerintah dan perjanjian lingkungan global, semua negara harus berusaha mempertahankan emisi karbon dan ambang polusi udara dengan standar bahan bakar minimum. 91 RON dan minimum CN 51 .

Baca: Video viral Pertarungan Scoopy Kambing dengan NMAX di sudut akan terjadi di Bali

“Jadi, menurut peraturan, Pertamina akan memprioritaskan untuk menggunakan produk ramah lingkungan. “Tentu saja, kami akan terus menerapkan program yang mendorong orang untuk menggunakan bahan bakar ramah lingkungan dan mendorong produksi produk yang lebih baik.” – Nick menekankan masalah penyederhanaan produk, dan Pertamina sekarang berkoordinasi dengan pemerintah.

“Kami akan mensimulasikan produk karena jumlah produk ini memfasilitasi distribusi dan harga lebih terjangkau.

Leave A Comment