Untuk menekan biaya produksi, Renault akan memberhentikan 5.000 karyawan pada tahun 2024

2020-08-08

TRIBUNNEWS.COM – Pabrikan mobil Prancis Renault akan mengumumkan rencananya untuk mem-PHK 5.000 pekerjaan pada 2024.

Dikutip dari Reuters Jakarta, Rabu (27 Mei 2020), telah dilakukan langkah-langkah agar perseroan dapat menghemat biaya produksi perseroan hingga US $ 2,2 miliar, yakni sekitar Rp 32,34 triliun (kurs Rp 14.700). ).

Sebelumnya, “Local Daily” Le Figaro melaporkan. : Produsen Mobil Prancis, Renault, Terancam Pandemi Corona

baca: Pendaki Renault Tiba di Indonesia, Harga Mulai dari Rp 149 Juta

baca: Terganggu Pandemi, MPV Lokal Murah Murah Rencana perakitan Renault Triber di Indonesia masih dalam proses, secara resmi pada halaman tersebut, surat kabar “Fijaro” menyatakan bahwa itu tidak akan segera diberhentikan. Ketika Reuters mengonfirmasi, Renault ragu untuk berkomentar

– Saat ini, Renault masih menunggu finalisasi program pinjaman pemerintah 5 miliar euro.

Namun, penerbitan pinjaman masih menunggu diskusi tentang ketenagakerjaan antara manajemen dan serikat pekerja. Dan pabrik di Perancis.

Sebelumnya, menurut laporan, Renault (Renault) memiliki sekitar 48.500 pekerja di Perancis pada tahun 2019, dan akan mengungkapkan PHK dan penutupan pabriknya untuk menghemat uang. Rencana anggaran 8 miliar euro menjadikan Prancis salah satu produsen utama mobil rendah karbon atau ramah lingkungan di Eropa. -Dia juga mendesak produsen roda empat Perancis untuk melakukan produksi dalam negeri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Renault Akan PHK 5.000 Karyawan pada 2024.”

Leave A Comment