Pandemi Corona menenangkan lelang mobil bekas, dan harga tertarik turun menjadi 20%

2020-08-11

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Penjualan mobil bekas di lelang bakal terkena pandemi Corona atau Covid-19. Bahkan, sejak virus pertama kali menyebar dari Wuhan, China, jumlah peserta lelang mobil bekas juga turun hingga 30%.

Minimnya peminat atau peserta lelang juga disebabkan ketimpangan antara jumlah mobil bekas dan pembeli. Ayah Doxa Manurung berkata bahwa banyak orang sekarang melelang mobil. Mulailah dengan bisnis, keuangan, dan individu.

Meskipun jumlah orang yang tertarik atau pembeli benar-benar menurun. Juga sulit bagi mereka untuk pergi ke mana pun karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan larangan pulang.

Baca: Akibat pandemi korona dan perlambatan ekonomi, Toyota telah merevisi target penjualan tahun 2020

lanjutnya, saat pandemi korona, pemilik mobil lebih rela jual mobil dan permintaan beli , Dan tetap sehat. Dia berkata: “Dalam hal ini, kami benar-benar harus berkorban dulu, tetapi ketika pandemi selesai. Jika belum berakhir, maka jika seseorang bertanya apa yang akan terjadi di masa depan, saya katakan sudah gelap.” Bagi yang ingin membeli Bagi individu dengan mobil murah, sekaranglah waktu yang tepat. Dalam kasus ini, harga mobil bekas yang dijual di lelang turun dari puluhan juta rupee menjadi puluhan juta rupiah. -Oleh karena itu, harga mobil yang bisa didapatkan pembeli jauh lebih rendah dari harga pasar.

“Kalau mau cari mobil pribadi sekarang waktu yang tepat. Harganya murah, jadi saya sarankan pembeli beli mobil sekarang juga.

Laporan Ari Purnomo

Artikel ini dimuat di Kompas.com , Bertajuk Inventaris Mobil Bekas Berlebihan, Nilai Jual Turun Jadi 20%

Leave A Comment