Akibat pandemi corona, pasar truk medium tumbuh 54%

2020-08-13

Sebuah laporan oleh reporter Tribunnews.com Lita Febriani-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Terkena pandemi Covid-19, penjualan truk baru Indonesia memang anjlok.

PT Krama Yudha Tiga Berlian Mitsubishi Fuso dealer kendaraan komersial Motor (KTB) mengatakan bahwa pada April 2020, penjualan truk menengah Indonesia (MDT) telah turun 54%.

Duljatmono, Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motor (KTB), mengatakan selama pandemi corona, secara keseluruhan pasar truk di segmen MDT anjlok hingga lebih dari 50%.

“Ini telah turun 54% hingga April. Oleh karena itu, jenis MDT (penurunan penjualan) ini luar biasa. Pasar yang menggunakan MDT menurun, dan secara otomatis, penjualan kami juga sulit untuk menyerap permintaan. Pasar,” Duljatmono Rabu (27 Mei, 2020) .—————————————————————————————————————: Tiga alasan mengapa DFSK Super Cabs memberikan opsi alternatif bagi mereka yang mencari layanan penjemputan dan pengantaran- Industri yang berhenti membeli truk baru di bidang MDT adalah satu lagi Jenis metode pembuatan. “Mudah-mudahan setelah pandemi selesai, MDT bisa bertindak lagi. Duljatmono menjelaskan peluangnya adalah infrastruktur, karena infrastruktur merupakan lini bisnis yang dapat memenuhi kebutuhan kendaraan MDT.

Baca: Uji Mitsubishi eK X dan eK Wagon di JNCAP Skor tinggi di China., Sehingga beberapa industri yang telah menyerap penjualan truk MDT (seperti logistik) telah pulih.

Baca: Mitsubishi Fuso telah mempromosikan bisnis digital di pasar yang lemah

“Sejauh ini, bidang ini Permintaan terbesar (penjualan) adalah permintaan. Tetapi masalahnya adalah karena jumlah terbatas (PSBB), volume transaksi masih sangat rendah. Dia berharap bahwa setelah pandemi berakhir, permintaan logistik akan semakin meningkat.

Leave A Comment