Warga Bekasi tidak memperdulikan larangan mudik dan berangsur-angsur mulai meninggalkan Jabodetabek

2020-08-14

Wartawan Kantan Dina Mirayanti Hutauruk-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Polisi kini harus bekerja lebih keras untuk memperkuat pengawasan jalur pulang tol tersebut. Memang, meski ada larangan pemerintah untuk pulang kampung pada Festival Baran pada 2020, banyak warga Jabodetabek masih berkeinginan untuk pulang kampung. Pengetatan jalur pulang itu penting dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona. -Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek melalui jalan tol tersebut menunjukkan banyaknya dugaan pelanggaran larangan pulang kampung. -Pelaku tol Jakarta-Chicampek PT Jasa Marga Tbk mencatat, jumlah kendaraan yang berangkat dari Jakarta dari timur, barat dan selatan melalui tol antara H-7 hingga H-4 Lebaran 2020 atau Mei mencapai 306.682 17-20 Januari 2020.- “Angka ini mengurangi traffic (traffic) sebesar 59% selama periode Le Baran di tahun 2019.” Tim Corporate Communication and Community Development Jasa Marga Dwimawan Heru Kata ketua tim dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2020).

Bacaan: Memecahkan rekor D-4 Lebaran, para GAM yang kembali diminta mengembalikan 4.003 kendaraan untuk melewati Cikarang Barat- — Namun, jumlah kendaraan meningkat pesat dibandingkan hari sebelumnya. Selama periode pembatasan sosial skala besar (PSBB), jumlah kendaraan yang melintasi jalan tol Jakarta-Chicampek hanya sekitar 70.000 kendaraan setiap hari.

Baca: Penumpang gelap yang digerebek di terminal Pulo Gebang

Dalam keadaan normal (sebelum PSBB), jumlah kendaraan yang melintasi jalan tol Jakarta-Cikampek setiap hari adalah sekitar 130.000.

Dominasi warga Bekasi

Jumlah kendaraan yang berangkat H-17 dari Jabodetabek hingga H-4 Lebaran 2020 meningkat dari timur menjadi 40%, lalu dari barat 35% ke selatan 25%.

– Lalu lintas kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari timur adalah kontribusi lain dari lalu lintas di dua stasiun tol (GT), menggantikan GT Cikarang utama, Cikampek untuk pengguna jalan tol Trans Jawa Jalan Utama GT dan GT Kalihurip Utama diperuntukkan bagi pengguna jalan untuk mengakses jalan tol Cipularang-Padaleunyi.

Membaca: Lebaran, kendaraan ke tempat istirahat akan dibatasi, dan maksimum 30 menit istirahat

Leave A Comment