PSBB menjual secara teratur, dan pangsa pasar Daihatsu meningkat dalam empat bulan

2020-08-15

TRIBUNNEWS.COM – Pandemi Covid-19 tersebar luas di seluruh belahan dunia termasuk Indonesia, dan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk meminimalkan penyebaran virus mendorong penjualan mobil, terutama penjualan mobil Daihatsu. tidak mudah. .

Terlepas dari penurunan penjualan pasar mobil domestik, pangsa pasar empat bulan (pangsa pasar) Daihatsu telah meningkat.

Sejak Januari 2020 hingga April 2020, selama empat bulan total penjualan, penjualan ritel Daihatsu mencapai 44.346 unit, dan pangsa pasarnya meningkat menjadi 18,2% dari penjualan ritel nasional sebanyak 243.634 unit. Dari sisi penjualan grosir, Daihatsu mencatatkan 49.443 unit, dan pangsa pasarnya meningkat menjadi 20,2% dari penjualan grosir nasional sebanyak 244.762 unit.

Penjualan ritel 4 bulan Dafa berlanjut hingga April, dan Sigella masih mendominasi dengan 12.868 unit. Menyumbang 29%, disusul Gran Max (PU) 8.805 (19.9%) dan Terios 7.131 (16.1%). Selain itu, Ayla mengikuti dengan ketat dengan 5.332 (12,0%), Xenia 5.092 (11,5%) dan Gran Max (MB) 3.911 (8,8%). Untuk model Daihatsu lainnya yaitu Luxio dan Sirion mencapai 1.207 (2,7%).

Sejauh ini, Perusahaan Dafa terus menerapkan peraturan pemerintah PSBB dengan menghentikan sementara produksi pabrik. Dalam hal layanan, outlet dan bengkel resmi di Jakarta dan daerah di mana PSBB diadopsi juga untuk sementara ditangguhkan. Pelanggan dapat terus mengakses layanan Daihatsu secara online melalui www.astra-daihatsu.id dan aplikasi Astra Daihatsu Mobile.

“Kami khawatir kondisi pasar saat ini yang disebabkan oleh epidemi Covid-19 telah sangat berkurang. Kami berharap kondisi ekonomi Indonesia dapat pulih secepat mungkin dan pasar otomotif dapat pulih. Pertumbuhan dan perkembangan baru”, Amelia Ja Amelia Tjandra mengatakan, direktur pemasaran PT Astra Daihatsu Motor. (*)

Leave A Comment