Korlantas Polri mengumpulkan 197.000 pengemudi, masing-masing menerima bantuan 600.000 rupee

2020-08-15

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Korlantas Polri telah merampungkan rencana keselamatan tahun 2020 untuk membantu masyarakat khususnya mitra transportasi yang terjangkit virus corona.

Dalam proses implementasi, rencana tersebut menggabungkan bantuan sosial dan pelatihan keselamatan. Polri melalui Kohlantas menyelesaikan tahap pertama rencana tersebut pada Senin (18 Mei 2020).

Inspektur Jenderal Mabes Polri Isitigo mengatakan, pihaknya telah menyalurkan bantuan dan pelatihan kepada 197.256 penerima manfaat mulai dari bus, truk, supir taksi, angkot, ojek tradisional, kernet, bajaj, bemo, taksi, becak tangan.

“Tahap pertama berakhir hari ini dan tahap kedua akan berlanjut pada 2 Juni 2020,” kata Istiono. Pada Senin (18/5/2020), bantuan diberikan untuk kawasan Chipaporn, Jakarta Timur.

Baca: Lima Perusahaan Minyak Diduga Terlibat Kartel Harga BBM, KPPU Klaim Miliki Bukti

Istiono Jelaskan Tahap Kedua, Yang Tak Terjadi Hingga 2 Juni, Karena Polri Masih Lakukan Ketupat 2020 Aksi hingga 31 Mei 2020.-Awalnya, masing-masing Rp 60.000 dana mitra transportasi dialokasikan ke Bank Rakyat Indonesia (BIS) dalam bentuk saldo. Penerima mendapatkannya tiga kali beberapa kali.

Baca: Doni Monardo menanggapi hashtag #IndonesiaTersup di media sosial Ini pesan untuk tenaga medis – Langkah Awal, Bantuan sudah disalurkan. Pada saat yang sama, untuk bantuan gelombang kedua dan ketiga, akan langsung ditransfer ke rekening penerima.

Baca: Garuda Indonesia terima 8,5 triliun rupiah dan 3 triliun rupiah untuk suntikan modal Krakato Steel

Istiono melanjutkan alokasi tahap pertama 100%, dengan penerima manfaat lebih dari 197.000. Hal yang sama berlaku untuk tahap kedua dan ketiga. Diharapkan dengan bantuan ini dapat mengurangi beban para pengemudi angkutan yang terkena Covid-19. Baca: Pelajaran dari Pandemi Corona di Mata Natasha Rizky: Istri dan Ibu Bisa Dimanfaatkan dalam 24 Jam – Selain Mendapat Bantuan, Sopir Juga Menerima Keterusterangan berupa Memahami Jalan Dan pelatihan virtual tentang keselamatan dan kesehatan kerja, pencegahan Covid-19, menerima bantuan, berjanji untuk pulang dan beristirahat e rantai Covid-19.

Rencana itu dilaksanakan di 34 provinsi pada waktu yang bersamaan. Rencana pengamanan itu sendiri dilakukan dalam tiga tahap: – Tahap pertama dari tanggal 15 April hingga 15 Mei, tahap kedua dari tanggal 16 Mei hingga 15 Juni, dan tahap ketiga dari tanggal 16 Juni hingga 15 Juli. hari. Sumber dana Rp 360 Miliaran rupiah rencananya berasal dari redistribusi pengelolaan mahkota dari anggaran Polri.

Leave A Comment