Jelaskan mengapa BBM harus digunakan sesuai dengan rekomendasi pabrikan

2020-08-16

TRIBUNNEWS.COM – Pengguna kendaraan roda dua dan roda empat mungkin tidak dapat membuat penilaian yang benar saat mengisi bahan bakar BBM. Kita juga tahu bahwa pemilik kendaraan bermotor akan menghadapi berbagai merek, spesifikasi, dan harga bahan bakar.

Ini akan membingungkan beberapa pemilik kendaraan bermotor.

Harap dicatat bahwa produsen mobil telah merekomendasikan bahan bakar berdasarkan nilai oktan (bensin) atau Cetana (diesel). ); Harap baca: Batalkan penerapan Euro 4, hingga versi terbaru MU-X ditunda, Isuzu Panther akan disuntikkan sampai mati

– Untuk alasan ini, manajer teknis nasional Nurcholis PT Toyota Astra Motor, ketika merancang mesin, membuat Hasil bagi telah menentukan beberapa standar. -Reader: Pengamat: Ron Low Fuel (Ron Low Fuel) memancarkan gas buang dari kendaraan yang berpolusi-Respons Narholis dalam acara NGOVI (obrolan virtual) yang diselenggarakan oleh jaringan jaringan grup mobil (Sabtu (06)) / 27/2020)). Dia menjelaskan: “Misalnya, rasio kompresi, lalu CO dan daya.” Nurcholis menjelaskan bahwa ketika mesin memiliki rasio kompresi yang tinggi, panas yang dihasilkan juga akan tinggi, dan kemudian bahan bakar dengan angka oktan yang tepat diperlukan. Dia menjelaskan: “Misalnya, disarankan menggunakan mobil dengan bahan bakar RON 92 atau lebih tinggi untuk meningkatkan kinerja.” Baca: daftar harga mesin bekas Rp. 2 juta, dari Honda Supra ke Suzuki Shogun

Ini karena pembakaran bisa dikendalikan.

Leave A Comment