Akibat pandemi virus corona, gelombang PHK melanda industri otomotif AS

2020-08-18

Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-penyebaran virus corona atau wabah Covid-19 mulai mengancam perekonomian global. Pekerjaan Yang Akan Diselidiki, Termasuk Amerika Serikat (

) – Baca: Pemerintah Usulkan Hapus Pajak Dividen Pribadi untuk Kurangi PHK-Sabtu (4/4/2020) dikutip di situs Carscoops, kebijakan lamban juga berimbas Transaksi ekonomi di Amerika Serikat dan pemutusan hubungan kerja-Dalam laporan “Carscoops”, ketika negara-negara menerapkan aturan “bekerja dari rumah” untuk mencegah penyebaran Covid -19, dealer mobil di seluruh negara bagian AS telah mulai memberhentikan ribuan karyawan.

Badan pengawas ketenagakerjaan memperkirakan akan memberhentikan pekerja, total sekitar 360.000 pekerja.

Faktanya, pada 27 Maret, 33 negara bagian di Amerika Serikat mengeluarkan perintah eksekutif yang membatasi aktivitas bisnis non-inti dan berdampak pada dealer.

Menurut perusahaan perekrutan Technological Hireology Menurut CEO Adam Robinson, banyak dealer (seperti di California, Washington, dan New York) mulai melakukan PHK pada awal Maret.

Baca: Pasar Tanah Abang Bakal Buka Kembali Munda Minggu Depan-Lagi, Greg Rairdon, Pemilik Rairdon Automotive Group di Kirkland, Washington, pemilik 10 dealer, terpaksa tutup semua dilernya agar siap Singkirkan banyak karyawan tepat waktu. . Kemudian, menurut pejabat AS, dipastikan bahwa sebuah dealer memberhentikan 3.000 karyawan di seluruh negeri selama 30 hari, dan penjualan turun 50% menjadi 70%.

Leave A Comment