Nyalakan Mengapa tidak menyalakan lampu sein, Anda harus siap dihukum sebesar Rp. 250.000 adalah

2020-08-20

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Setiap pengemudi kendaraan bermotor harus mematuhi semua peraturan lalu lintas yang berlaku. Mulai dari batas kecepatan, gunakan alat pengaman dan ikuti marka jalan dari lampu lalu lintas dan nyalakan lampu yang berkedip saat berbelok.

Saat pengemudi ingin mengubah arah, lampu sein harus menyala. Jangan mengirimkan sinyal secara langsung tanpa melakukan flashing, agar driver lain dapat menemukannya.

Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 (Lalu Lintas dan Angkutan Jalan), pengemudi yang tidak menyalakan lampu peringatan akan dikenakan denda Rp 250.000.

Pasal 112 (1) menjelaskan: “Pengemudi kendaraan yang hendak berbelok atau berbelok harus memperhatikan kondisi lalu lintas di depan, samping dan belakang kendaraan serta memberi isyarat. Lampu penunjuk arah atau isyarat tangan.” -Dalam ayat (2) UU yang sama dijelaskan bahwa: “Pengemudi kendaraan yang ingin berpindah jalur atau berkendara ke samping harus memperhatikan kondisi lalu lintas di depan, samping dan belakang kendaraan serta memberi sinyal”.

Untuk pengemudi yang tidak menyalakan senter saat menyalakan, mereka akan didenda 250.000 rupee atau dipenjara hingga 1 bulan.

Klausa ini sama dengan yang ada dalam Pasal 294.

Artikel tersebut menjelaskan, “Siapa pun yang mengemudi atau membalikkan tanpa mengeluarkan lampu arah atau sinyal manual yang disebutkan dalam Pasal 112 (1) harus dihukum selama satu (satu) bulan Pidana penjara atau denda paling banyak Rp 250.000,00 (dua lima ribu rupiah), “. -Pada saat yang sama dijelaskan dalam Pasal 284: “Jika orang yang mengendarai mobil tidak melanggar keselamatan pejalan kaki atau pengendara sepeda sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (2), diancam dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) bulan. (Dua) bulan Atau denda hingga Rp 500.000,00 (lima juta rupiah), “

Oleh karena itu bagi pengendara sepeda baik roda dua maupun roda empat wajib menyalakan lampu sein dan berbelok atau berbalik arah. Aturan ini bertujuan untuk mencegah kemungkinan kecelakaan lalu lintas.

Oke Desiyanto, Safety Director Astra Motor Jawa Tengah, mengatakan saat ada pengemudi yang hendak pindah arah, sinyal harus dikirimkan untuk menginformasikan kepada pengemudi lain.

“Teknologi untuk mengirimkan sinyal lampu adalah dengan berpindah atau berpindah jalur, bergerak ke samping dan 3 detik sebelum 30 meter sebelum berbelok harus menyalakan lampu sein,” kata Oke kepada Kompas belum lama ini. .com .

Reporter Ari Purnomo- — Artikel ini pertama kali tayang di Kompas.com dengan judul “Ingat, Langsung Transfer, Denda Rp 250.000!

Leave A Comment