Akibat pandemi virus corona, gelombang PHK melanda industri otomotif AS

2020-08-25

Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-JABARTA TRIBUNNEWS.COM-Penyebaran virus corona atau wabah Covid-19 mulai mengancam perekonomian global. Orang-orang dari tempat kerja untuk belajar, termasuk Amerika Serikat (AS), menjalankan bisnis dari rumah.

Baca: Pemerintah Usulkan Penghapusan Pajak Dividen Pribadi untuk Mengurangi Jumlah PHK

Situs Carscoops dikutip pada Sabtu (4 April 2020). Kebijakan tersebut juga berdampak pada lambatnya transaksi ekonomi dan PHK di negara bagian. -Amerika Serikat-Dalam laporan “Carscoops”, aturan bekerja-dari-rumah diterapkan ketika dealer mobil negara itu di negara bagian AS mulai memberhentikan ribuan orang untuk mencegah penyebaran Covid -19.

Badan pengawas ketenagakerjaan AS memperkirakan akan memberhentikan pekerja, total sekitar 360.000 pekerja.

Sebenarnya, pada 27 Maret, ada 33 negara bagian di Amerika Serikat dengan rkan executive order, yang membatasi aktivitas bisnis non-inti dan memengaruhi distributor. .

Baca: Pasar Tanah Abang Akan Buka Kembali Senin Depan

Selain itu, Greg Rairdon, Pemilik Rairdon Automotive Group di Kirkland, Washington, menjalankan 10 dealer dan terpaksa menutup semua dealernya. Untuk memberhentikan sejumlah karyawan pada waktunya.

Kemudian, menurut otoritas AS, dealer memecat 3.000 karyawan secara nasional selama 30 hari, dan penjualan turun dari 50 menjadi 70%

Leave A Comment