Ambisi Toyota untuk membangun Indonesia menjadi basis produksi SUV

2020-08-25

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Toyota telah mengembangkan strategi jangka panjang untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi mobil penumpang, tidak hanya untuk mobil penumpang MPV, tetapi juga untuk SUV, dan permintaan pasarnya saat ini terus meningkat.

“Strategi grup Toyota di Indonesia, kami bekerja keras menjadikan Indonesia sebagai sentra produksi produk-produk Toyota, tidak hanya mobil penumpang, tapi juga SUV.” PT Toyota Motor Astra Automotive Marketing Director (TAM) Anton Jimmy · Suwandy (Anton Jimmi Suwandy) mengungkapkan melalui diskusi media streaming di Ngovid: “Selama ini sebagian besar produk kami digunakan di pasar lokal, mencapai 90%.” Tribunnews berpartisipasi pada Jumat, 15 Mei 2020.

Anton mengatakan meski penjualan model MPV tidak bisa dialihkan, pasar lokal masih menikmati semakin banyak SUV-Baca: Investasi Honda senilai Rs 5,1 triliun akan tetap sama meski ada pandemi. On track- Toyota Rush yang diproduksi secara lokal di Indonesia diluncurkan saat Sumen menginginkan SUV baru dengan desain dan gaya baru.

Rata-rata penjualan bulanan Rush dapat membuktikan hal ini. 3000 dari 2000 kendaraan per bulan.

Baca: Anies Keluarkan Sanksi Pergub: Kendaraan yang Melanggar PSBB Siap Ditarik

“SUV Rush Ini Kendaraan Utilitas ya? Penjualan Darurat Sekarang Kurang dari 2.000 unit per bulan meningkat menjadi sekitar 3.000 unit per bulan, “ujarnya. -Anton menjelaskan, pihaknya juga akan terus mereview setiap produk mobil yang saat ini dijual Toyota di Indonesia.

Baca: Lebaran, Kendaraan di Rest Area Akan Dibatasi, Dan Hanya Bisa Istirahat Maksimal 30 Menit

“Untuk pasar Indonesia, Toyota punya lineup sangat banyak. Pekerjaan kami bukan hanya riset produk baru, kami juga Review produk yang sudah ada, “ujarnya.” Ke depan kita bisa mencari produk lokal. Mungkin Indonesia bisa jadi pilihan untuk mencari produk Toyota, “ujarnya.

Mengutip data terbaru dari Gaijindo, hingga April 2020, Toyota masih menguasai 26 pasar kendaraan roda empat di Indonesia.Untuk kasus penurunan minat masyarakat, volume penjualannya mencapai 2.093. Mobil-mobil baru dihantam karena pandemi Covid-19. -Per Maret 2020, Toyota masih menguasai 34% pasar. – Sedangkan total penjualan kendaraan domestik pada April 2020 hanya mencapai 7.871 unit atau turun 90,6 dibandingkan dengan 84.056 unit pada April 2019, persentase pertumbuhan year-on-year atau year-on-year.

Leave A Comment