Prototipe mobil terbang yang dibuat oleh perusahaan rintisan China Kiwigogo terlihat seperti drone pengangkut manusia

2020-10-24

Reporter Tribunnews.com Lita Febriani lapor-TRIBUNNEWS.COM- setelah sukses melakukan penawaran umum perdana di New York Stock Exchange dan menghasilkan uang tunai $ 1,5 miliar, tampaknya menjadi batasan Xpeng Motors China. Startup mobil listrik yang didukung oleh raksasa e-commerce Alibaba dan Xiaomi meluncurkan konsep mobil terbang di Beijing Auto Show 2020.

Mobil terbang ini bernama Kiwigogo dan dapat memuat hingga dua penumpang saat berkeliaran Sekitar 5-25 meter. Pesawat tak berawak ini memiliki delapan baling-baling dan rangka berbentuk kapsul, yang digerakkan oleh tenaga listrik.

Kiwigogo dikembangkan oleh Xpeng Heitech, yang merupakan departemen teknologi yang dimiliki oleh He Xiaopeng, pendiri dan CEO Xpeng Motors. — Perusahaan mengatakan bahwa proyek mobil terbang akan memperkuat penelitiannya di bidang mobilitas, elektrifikasi dan digitalisasi.

“Kami akan mengevaluasi secara menyeluruh prospek luar angkasa sebelum melakukan investasi besar di daerah ini.” Xpeng, seperti yang dikatakan Carscoops Rabu. (30/9/2020).

Xpeng menambahkan, pihaknya tidak mengharapkan adanya dampak substansial pada bisnis inti bisnis tersebut. Jepang akan menjadi alat transportasi masa depan — bukan berarti Xpeng tidak ingin benar-benar mempromosikan Kiwigogo di masa depan.

Perusahaan China telah terlibat dalam penerbangan mobil selama 7 tahun dan menyelesaikan sekitar 10.000 uji keselamatan. — Baca: Perusahaan Sky Drive Jepang Berhasil Lakukan Tes Pertama Mobil Terbang-Mobil Terbang Xpeng Juga Memiliki 15 Hak Kekayaan Intelektual.

Selama ini regulasi pemerintah menjadi kendala utama pengembangan eVTOL (pesawat lepas landas dan mendarat vertikal listrik), namun perusahaan berupaya keras untuk menyiapkan teknologinya sebagaimana diizinkan oleh undang-undang.

Leave A Comment