Pengamat: Keamanan dan teknologi baterai adalah bagian terpenting dari kendaraan listrik

2020-10-24

Laporan reporter Tribunnews.com Reynas Abdila

JABARTA TRIBUNNEWS.COM-Pengamat otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) DR Yannes Martinus memperkirakan ada dua hal penting dalam kendaraan listrik, yakni teknologi baterai. Dan keamanan untuk menghemat listrik.

Ia memprediksi masa depan kendaraan listrik juga akan menghadapi banyak aspek, seperti perubahan perhitungan biaya perjalanan skala besar, jalan tol, dan kemacetan lalu lintas. Hati-hati, teknologi baterai dan keamanan akan menjadi hal paling kritis di semua kendaraan listrik, “kata Martinus dalam siaran pers yang diterima Tribunnews, Senin (14/9/2020).

Review studi kelayakan Dari rencana bisnis tersebut, pemerintah akan memberikan persiapan infrastruktur dan insentif agar rencana tersebut dapat bersaing dengan kendaraan berbahan bakar fosil. Yannes menegaskan, Indonesia harus mempertimbangkan China dalam pengembangan industri otomotif. Perempuan.

Baca: Pelajari tentang teknologi pengoperasian pedal pada Nissan Kicks e-Power terbaru, dan keseruan dalam kemacetan- “Indonesia bisa belajar dari Cina. Apakah Indonesia benar-benar ingin belajar dari negeri ini menjadi produsen mobil listrik nasional, ataukah hanya mengulang kesalahan dan kebiasaan lamanya, menjadikan negeri ini hanya jaring yang lebih menguntungkan bagi pemegang utama merek nasional? Pasar, inilah yang akan kita lihat pada waktunya, “katanya .: Kendaraan listrik Volkswagen ID.4 menyediakan penerangan ambient yang cerdas. Selain itu, Yannes mengatakan bahwa Indonesia masih harus menempuh jalan panjang dalam pengembangan industri kendaraan listrik. Untuk itu – inilah mengapa kebijakan nasional menjadi aspek yang sangat penting dari solusi transportasi berkelanjutan berbasis baterai ini .- “Kita harus secara serius mempertimbangkan tiga kelemahan kendaraan listrik menjadi keuntungan. Faktor yang menentukan adalah perkembangan teknologi, konsistensi dukungan pemerintah dan perubahan kebijakan. Individu berperan sebagai pengguna mobil, ā€¯lanjutnya menjelaskan.

Djauhari Oratmangun, Duta Besar Indonesia untuk China, mengatakan perkembangan industri mobil listrik China telah mendapat dukungan penuh dari pemerintahnya. Riset dan pengembangan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah untuk memungkinkan produsen terus meningkatkan kualitas produk. “Johari

Leave A Comment