H-1 modern ini unik dan telah diubah menjadi truk pintar Hawkeye 2000 untuk pemrosesan data tol

2020-10-25

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Tak banyak yang tahu, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui grup usaha PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) telah mengoperasikan mobil pintar bernama Hawkeye 2000 sejak 2018. -Hawkeye 2000 merupakan salah satu mobil yang diproduksi oleh Australian Road Research Council (ARRB) yang menggunakan truk Hyundai H-1. Mobil tersebut digunakan untuk memantau kondisi jalan raya.

Sistem operasi terdiri dari pengintegrasian beberapa perangkat sensor tertentu untuk mendapatkan data tentang karakteristik dan kondisi elemen jalan.

Rudy Hardiansyah, Presiden Direktur PT JMTM menjelaskan, karena pertama kali digunakan pada 2008, hingga saat ini Hawkeye 2000 telah mengolah data jalan tol sepanjang 626 kilometer dan jalan nasional sepanjang 10.100 kilometer yang dikelola Jasa Marga Group.

Termasuk wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur. Menurut data, mobil Hawkeye 2000 akan melaju di sepanjang jalan ini, baik itu jalan tol maupun jalan raya nasional, dengan kecepatan minimal 30 kilometer per jam dan kecepatan maksimal 100 kilometer per jam, serta akan dikawal kendaraan di belakangnya. Ia mengatakan: “Jalur khusus kendaraan Hawkeye.” — Rudy menambahkan, truk pintar ini juga dilengkapi berbagai perangkat sensor untuk menangkap data aset dan kondisi jalan, seperti global positioning system (GPS) dan differential GPS, laser Profiler, profiler pendeteksi retakan otomatis, geometri Gypsy Trek, alat pengukur jarak, dan kamera aset .

Perangkat lunak Hawkeye Processing Toolkit juga mendukung kendaraan ini, yang dapat menghasilkan data dalam jumlah besar. : Crossover Xpander AP4 dengan konsep reli telah diuji di Sirkuit Tembong Jaya di Banten- “Hawkeye 2000 digunakan untuk menghasilkan kondisi jalan raya seperti nilai kekasaran atau International Roughness Index (IRI) dan permukaan akibat Damage value distress index “, terangnya. Rudy-Baca: Foto Keren SUV Elektrik Nissan Ariya meluncur ke Tesla Challenger seharga Rp 673 juta digunakan untuk analisis data kondisi jalan raya guna memastikan parameter memenuhi standar pelayanan minimal dan menentukan rencana perawatan jalan.

Baca: Wuling Luncurkan Varian Cortez CT Type S Dengan Dua Pilihan Gearbox Rp 209 Jutaan-Anehnya, Hawkeye 2000 Bisa Menghasilkan Variabel Elemen Geometri Jalan dan Aset Jalan Juga Bisa Digunakan Tentukan tingkat kinerja keselamatan jalan raya dan titik hitam. Apakah itu menyenangkan?

Leave A Comment