Kemenparekraf memperkirakan bahwa setelah pandemi Covid-19, ekowisata akan lebih menarik

2020-07-08

TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memperkirakan bahwa tren perjalanan akan berubah setelah pandemi Covid-19.

Menurut Kementerian Pertanian yang dipimpin oleh Wishnutama, dalam kondisi normal baru, ekowisata akan lebih diinginkan.

“Kami berharap pariwisata berbasis alam atau kegiatan wisata alam terbuka akan pulih secepatnya, karena ekowisata bukan pariwisata massal, tetapi terutama tertarik pada pariwisata,” Rizki Handayani, asisten produk pariwisata dan organisasi kegiatan (Kemenparekraf), Rabu (5/5) 20/2020) di webinar ekowisata. Kemudian, Rizki mengevaluasi keberadaan organisasi “akal sehat baru” untuk menyebabkan tren perjalanan baru. Dia menjelaskan bahwa ini akan membawa udara segar ke produk ekologis. Dia mengatakan bahwa setelah popularitas Covid-19, permintaan ekowisata Indonesia akan menjadi besar. Dia menambahkan: “Kami mendukung pemulihan dan bahkan pengembangan ekowisata di Indonesia. Di masa depan, kami akan fokus pada ekowisata dan pariwisata kesehatan.” — Acara ini diselenggarakan oleh kepala Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan, Kementerian Alam, Kebudayaan dan Alexander Wisata Buatan. Tuan rumah adalah Alexander Reyaan.

Ekowisata Tertarik

Dalam webinar, Ary Suhandi menjelaskan bahwa setelah produk pariwisata menjadi populer, ekowisata, wisata petualangan dan pariwisata kesehatan adalah pilihan yang paling ideal. Dia terus fokus pada kegiatan dengan kegiatan kelompok kecil, seperti interaksi di luar ruangan, kegiatan pendidikan alam keluarga, dan kegiatan yang berkontribusi terhadap konservasi alam.

Leave A Comment