Perburuan matahari terbit “Highland” di Wonosobo selama pandemi

2020-10-28

Laporan wartawan Tribunnews.com Seno Tri Sulistiyono-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Saat memutuskan mendaki gunung ini pada awal Agustus 2020, keraguan saya tetap ada. Saya tentu punya pertanyaan ini, karena negara kita tercinta ini sedang dilanda pandemi Covid. 19 .

Namun, dengan iman dan doa, akhirnya saya dan dua teman memutuskan untuk terus mendaki gunung ini untuk melepaskan keinginan bermalam di alam.

Kami memutuskan untuk mendaki Gunung Sindoro di ketinggian 3.153 MPDL yang terletak di antara Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung di Jawa Tengah.

Baca: Wisata Gua Pindul Gunungkidul dibuka kembali dan waktu kunjungan akan dibatasi.

Itinerary kami dimulai sore hari tanggal 3 Agustus. Tahun 2020, naik bus dari terminal Jatijajar Depok. Rp 140.000.

Pagi hari tanggal 4 Agustus 2020, bus kami tiba di terminal Mendolo di Wonosobo. Setelah istirahat di terminal, kami langsung naik bus kota menuju Base Camp Kindung tempat terdaftarnya Gunung Sindoro.

Untuk memulai pendakian, kami membutuhkan Rp 25.000 per orang untuk mendaftar. Sebelum check-in, kita perlu memeriksa barang-barang yang akan kita daki. Selain memberikan sertifikat kesehatan, pengatur suhu dan pemeriksaan protokol kesehatan lainnya.

Mulai dari base camp, kami memutuskan untuk menggunakan jasa ojek antara stasiun 1 dan 2. Satu cara biayanya Rp 25.000 dan memakan waktu kurang lebih 20 menit.Jika jalan kaki bisa memakan waktu 1 jam.

Bacaan: Wisatawan domestik diperbolehkan berkunjung, namun resort wisata bernama Badung ini masih sepi

Setelah itu kami terus mempublikasikan dua perjalanan, waktu tempuh sekitar 1 jam. Ada warung-warung yang menjajakan berbagai macam minuman, mulai dari semangka, mie instan hingga gorengan.

Leave A Comment