Meninggalnya Pemilik Bumbu Desa, Begini Kisah Jatuhnya dan Munculnya Wirausaha Almarhum

2020-10-30

Wartawan TRIBUNNEWS.COM Jakarta Yudho Winarto melaporkan-Arief S. Wirawangsadita, pemilik Bumbu Desa dan Kampung Sampireun, telah meninggal dunia. Almarhum meninggal pukul WIB pukul 08.00 pada Minggu 26 Juli 2020.

Arief dikenal sebagai pebisnis yang sangat sukses. Dalam “Jejak bisnis Saipan dari hotel ke restoran: kisah Arief S. Wirawangsadita mendirikan bisnis hotel dan restoran” yang dimuat dalam mingguan “Tabloid Kentan” pada 26 September 2008, semua cerita bersumber darinya Ia lulus dari Universitas Katolik Parahyangan di Bandung pada tahun 1990 setelah lulus dari sekolah hukum. -Ternyata orang tua Arief mewarisi hotel kakeknya di Garut.

Karena terlalu sibuk menjadi dosen, maka orang tua Arief mempercayakannya untuk mengelola sekolah. Hotel Tirtagangga.

Bangunan hotel telah sepenuhnya direnovasi dengan pinjaman bank sebesar 2,5 miliar rupee.

Baca: Tips Rahasia Restoran untuk Menghilangkan Kepahitan Pare-Gampang

Namun saat itu, ia merasa risih tidak mengoperasikan Hotel Tirtagangga di Kota Dodol. Arief mengatakan: “Iya, karena saya sendiri masih bolak-balik antara Garut dan Bandung.” Padahal, Arief melihat potensi pasar untuk semua pendatang, termasuk orang Eropa. -Terlebih dari sejarah Groot yang juga memiliki banyak perkebunan teh, maka wajar jika banyak orang Eropa singgah ke Guru untuk mengenang sejarah orang tua mereka.

Baca: Empat langkah resep mudah untuk sup daging ala restoran – Anda pasti bisa menjualnya. Karena itu, Arief mendatangi biro perjalanan tersebut dan memberikan paket perjalanan ke objek wisata di Garut.

Leave A Comment