11 negara yang mengubah nama dan harganya dari Belanda ke Thailand

2020-11-07

TRIBUNNEWS.COM-Beberapa negara telah memutuskan untuk mengganti namanya.

Ada banyak alasan pergantian nama, seperti pembagian wilayah, perang, pergantian pemerintahan, kemerdekaan atau hanya untuk memfasilitasi pengucapan. Dalam beberapa kasus, beberapa negara / kawasan akan melakukan ini bertahun-tahun yang lalu, dan telah berubah baru-baru ini.

Proses mengubah nama negara / daerah tidaklah sederhana dan murah.

Baca: Ini Daftar Negara Yang Telah Membuka Kembali Perbatasannya Untuk Wisatawan

Bacaan: Indonesia sudah resmi masuk dalam daftar negara maju, Apa dampaknya?

Menurut laporan Brightside.me, 11 negara berikut ini mengubah nama dan biaya mereka:

1. Belanda diubah menjadi Belanda (Netherlands)

Sebelum internasionalisasi menjadi Belanda, Belanda memiliki nama Belanda.

Menurut Forbes, dua wilayah negara, Belanda Selatan dan Belanda Utara, kemudian disatukan.

Langkah Ini untuk menyatukan semua provinsi milik Belanda. Selain itu, penyatuan wilayah juga bertujuan untuk mengambil langkah pemasaran.

Leave A Comment