Taman rekreasi yang dibuka selama pandemi Covid-19 harus mematuhi peraturan kesehatan

2020-11-09

Reporter Tribunnews.com Rina Ayu melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah mengizinkan dibukanya tempat wisata alam atau luar ruangan selama pandemi Covid-19. — Namun, pengelola dan pengunjung wajib menerapkan perjanjian kesehatan.

Ini menjadi sinyal bagus bagi pengusaha taman rekreasi.

Safitri Siswono, perwakilan dari delapan tim pengelola taman bermain, mengungkapkan regulasi kesehatan mutlak diperlukan. Pengerjaan tempat wisata

Parpolnya mengelola delapan tempat wisata, sebagai berikut:

Baca juga: Menteri Dalam Negeri Tito meminta tempat wisata untuk tidak menampilkan pertunjukan budaya yang akan menimbulkan keramaian

Lihat juga: Menteri Dalam Negeri mengkaji pentingnya prediksi 3M tentang kerentanan penyebaran Covid-19 di tempat wisata, katanya: “Pokja BNPB mengizinkan open outdoor tourism. Kita semua berharap bisa berusaha mengimplementasikan semua kesepakatan yang sudah ditetapkan. “Dia mengatakan pada talk show” Perjanjian Kesehatan antara Hotel dan Tempat. ” Wisata ‘akan disiarkan di Youtube BNPB, Selasa (20/10/2020).

Untuk melakukan penyesuaian adaptif terhadap pandemi ini, pengelola objek wisata melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh bangunan objek wisata (termasuk di sekitar kolam). Berenang.

Baca juga: Daftar Tempat Wisata Alam di Purwakarta yang Bisa Dikunjungi di Akhir Pekan- “Saat ini desinfeksi tempat rekreasi luar ruangan sangat luas. Kami juga merawat semua tempat (seperti tempat makan, kamar mandi dan kamar mandi). ) Untuk desinfeksi Dia berkata: “Kami mendisinfeksi, dan kolam renang kami juga mengikuti standar yang ditetapkan oleh kelompok kerja.

Seluruh karyawan menerapkan manajemen kesehatan untuk lebih meyakinkan pengunjung bahwa berwisata dalam pandemi ini aman dan nyaman.

Leave A Comment