Mengapa saya tidak bisa mendapatkan pengembalian uang cepat? Inilah penjelasannya

2020-12-06

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dampak pandemi Covid-19 telah menyebabkan penurunan hampir di semua sektor industri. -Terutama industri pariwisata telah terpengaruh secara langsung. -Sejak 24 April 2020, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melarang pengiriman pesawat komersial, termasuk penerbangan charter, mulai Jumat (4/4/2020) hingga 1 Juni 2020.

Ini merupakan tindak lanjut yang diarahkan oleh Presiden Joko Widodo untuk melarang kembali ke kediaman Lebaran pada tahun 2020.

Kebijakan ini meningkatkan kompleksitas aplikasi pengembalian uang tiket.

Baca: Singgah 5 Hari, Begini Cara Pengembalian Uang Tiket Pesawat Lion Air Group

Meski Kemenhub sudah mengatur refund, bisa dijadwal ulang dalam bentuk voucher perjalanan, dan belum tentu tunai Konsumen sangat membutuhkan.

Baca: Mengapa tiket lama dapat diuangkan kembali? Penjelasannya sebagai berikut: Karena proses refundnya lebih lama, dan refundnya bukan tunai, melainkan dalam bentuk voucher perjalanan.

Padahal, jika mengecek regulasi yang berlaku, penggantian tiket tidak perlu dalam bentuk uang tunai, melainkan bisa dalam bentuk voucher.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. 185 tahun 2015 yang mengatur tentang penyediaan standar pelayanan bagi penumpang kelas ekonomi dalam angkutan udara niaga berjadwal. Akses KAI, Anda tidak punya aplikasi? Ini adalah metode naik pesawat. Berdasarkan peraturan tersebut, Direktur Penerbangan Sipil Novie Riyanto (Novie Riyanto) menyatakan bahwa maskapai penerbangan wajib memberikan layanan kepada penumpang yang meminta pengembalian uang dengan melakukan penjadwalan ulang atau mengubah itinerary di hari lain.

Leave A Comment