Sega Waluyo hanya setahun sekali, merupakan makanan khas Indramayu, enak dan penuh doa.

2020-12-15

Laporan reporter Tribuncirebon.com Handhika Rahman-TRIBUNNEWS.COM dari INDRAMAYU-Namanya Sega Waluyo, yang merupakan sajian khas Kabupaten Indramayu di Jawa Barat. Hidangannya hanya muncul setahun sekali.

Hidangan ini disebut sega waluya atau nasi waluya.

Salah seorang tokoh budaya yang ada di Kabupaten Indramayu, Ki Tarka Sutaharja mengatakan bahwa menurut namanya kali ini berasal dari istilah waluya.

Dalam naskah perdana menteri Yunani kuno atau jenis mantra, waluya dapat diartikan sebagai kewarasan. Atau waras.

Baca juga: 4 bola cumi raksasa yang sangat dicari di dunia kuliner, dengan harga mulai dari Rp 36.000- “Waluya artinya kesehatan, baik mental maupun sehat. Kali ini biasanya untuk berkah Untuk menghormati Safar atau Wekasan pada Rabu atau setelah Rabu, ā€¯katanya kepada Tribuncirebon.com (Jaringan Tribunnews.com), Kamis (29 Oktober 2020).

Ti Tarka Sutaharja mengatakan bahwa nasi jenis ini merupakan makanan khas khas Kabupaten Indramayu.

Orang juga beranggapan ini memiliki arti doa.

Sega ha muncul pada pertengahan Oktober. -Banyak orang berkumpul untuk membuat hidangan unik ini.

Leave A Comment