Kemenparekraf melibatkan 23K / L, mengadakan simulasi kesepakatan 3K untuk destinasi wisata nasional

2020-12-16

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Biro Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan dukungan 23 kementerian / organisasi menggelar simulasi protokol 3K (kesehatan, keselamatan dan keamanan) di kawasan tujuan wisata nasional Labuan Bajo, Nusa Timur. ) Tenggara .

Kegiatan Ini adalah rangkaian langkah terakhir untuk mempersiapkan dan melaksanakan kesepakatan sanitasi.

Upaya ini harus mampu “mendorong terbangunnya kepercayaan pariwisata di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Acara tersebut digelar di Yi, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada 12 November 2020. Diadakannya Hotel Naya Bay Komodo (NTT). Acara tersebut mensimulasikan tiga keadaan darurat.

Pertama, adegan difokuskan pada pengoperasian sistem peringatan dini dalam gempa yang berpotensi menimbulkan tsunami.

Baca juga : Wishnutama: Perusahaan pariwisata harus berani mengedepankan kesehatan

Kedua, adegan penanganan tanggap darurat saat wisatawan mengalami kecelakaan serangan jantung.

Ketiga, lokasi tanggap darurat kecelakaan kapal karam. Baca juga: Dampak Pandemi, Indonesia International Tourism Expo Digelar Secara Virtual – Manajemen Tanggap Darurat Seluruh Program melalui BMKG, BNPB, TNI, Polri, Basarnas, BTNK, Kemenkes, Pemandu Wisata, Tim Terpadu, Masyarakat, dll.

Wishnutama Kusubandio, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam sambutannya mengatakan, pandemi Covid-19 semakin menyamakan pariwisata.

Keindahan alam, budaya dan seni Infrastruktur yang didukung dan kurangnya konektivitas yang masih memadai, kedepan industri pariwisata harus mampu lebih menjamin keselamatan wisatawan dari segi kesehatan, keselamatan dan keamanan.

Leave A Comment