Perburuan matahari terbit di “Dataran Tinggi” Vonosovo selama pandemi

2020-12-18

Laporan reporter Tribunnews.com Seno Tri Sulistiyono-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Saat saya memutuskan untuk mendaki gunung ini pada awal Agustus 2020, keraguan saya tetap ada. Saya tentu memiliki pertanyaan tersebut karena negara kita tercinta saat ini sedang dilanda pandemi Covid. 19.

Namun, dengan iman dan doa, akhirnya saya dan dua teman memutuskan untuk terus mendaki gunung ini untuk melepaskan keinginan bermalam di alam.

Kami memutuskan untuk mendaki Gunung Sindoro di ketinggian 3.153 MPDL yang terletak di antara Kabupaten Wonosobo dan Temanggung di Jawa Tengah.

Baca: Wisata Gua Pindul Gunungkidul dibuka kembali dan waktu kunjungan akan dibatasi

Wisata kita akan dimulai sore hari tanggal 3 Agustus 2020, naik bus dari terminal Jatijajar Depok, tarifnya Rp 140.000. Dini hari tanggal 4 Agustus 2020 bus kami tiba di terminal Mendolo di Wonosobo. Setelah istirahat di terminal, kami langsung naik bus kota menuju Base Camp Kindung tempat terdaftarnya Gunung Sindoro.

Untuk memulai pendakian, kami membutuhkan Rp 25.000 per orang untuk mendaftar. Sebelum check-in, kita perlu memeriksa barang-barang yang akan kita daki. Selain memberikan sertifikat sanitasi, verifikasi suhu dan pemeriksaan protokol sanitasi lainnya.

Dari base camp, kami memutuskan untuk menggunakan jasa ojek untuk turun antara pos pertama dan pos kedua. Ongkos ojek sekali jalan adalah Rp 25.000 dan waktu tempuh kurang lebih 20 menit.Jika berjalan kaki, bisa memakan waktu 1 jam.

Baca: Wisatawan domestik diperbolehkan berkunjung, sedangkan resort wisata bernama Badung tetap tenang

Setelah itu kami teruskan dua kali perjalanan, waktu tempuh sekitar 1 jam. Ada warung-warung yang menjajakan berbagai macam minuman, mulai dari semangka, mie instan hingga gorengan.

Leave A Comment