Ratusan biro perjalanan di Bali siap memulai bisnis pariwisata dalam tatanan normal baru

2020-12-21

Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Industri pariwisata Bali siap menerapkan tatanan normal baru.Pada praktiknya, kebersihan, kesehatan dan keselamatan perjanjian pariwisata akan diutamakan. -Ketua Pasar ASITA Asean Bali Febrina Budiman menjelaskan, wisata kesehatan akan menjadi permintaan utama wisatawan.

Febrina mengatakan, sedikitnya 400 biro perjalanan dan biro perjalanan ASITA Bali menyatakan siap menyambut normal baru. Dari segi pariwisata.

“Kami sangat optimis bisa bersahabat dengan Covid-19. Dengan kata lain, meski tidak bisa berteman selamanya, kami harus tetap berteman,” kata Febrina Budiman, Jumat (5/6/2020). Ini bukan tanpa alasan.

Baca: Kisah di Balik Keberhasilan Novel “Basvidan” Langsung Menginstruksikan Aksi dan Tangkap Buronan KPK Nur Hadi – Pemerintah Tutup Masuk Internasional Karena Situasi Sangat Sulit yang Ditemui Covid-19 Channel tersebut, terutama yang masuk dari China mulai Februari 2020.

Mulai Maret 2020, pemerintah telah memutuskan untuk menutup semua penerbangan internasional, yang berarti wisatawan dari berbagai pasar potensial juga akan berhenti.

Baca: Lion Air Group Kembalikan Penangguhan Penerbangan, dan Biaya Tes PCR Lebih Mahal dari Tiket.

Suksesnya pengendalian Covid-19 oleh pemerintah daerah dan masyarakat sekitar membuat industri optimis dengan tahapan baru pariwisata Bali. Ia mengumumkan: “Kami sangat berterima kasih atas situasi ini, dan berterima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat setempat.” Bacaan: Hingga tengah malam dalam surat pemberhentian, 181 pilot kontrak Garuda Indonesia menganggur. – Tercatat hingga Kamis (6/6/20 20), kasus positif di Bali mencapai 510, 364 sembuh, dan 5 meninggal dunia. Ketiga mantan pejabat Jiwasraya menerima mobil mewah dan bepergian ke luar negeri – resor ASITA Bali sendiri merancang prosedur kebersihan, kesehatan, dan keselamatan dan memastikan bahwa semua itu diterapkan dengan ketat di antara semua pemangku kepentingan. – Turis tiba di bandara, kemudian pergi ke hotel, sambil melakukan aktivitas pariwisata, dan kemudian kembali ke bandara untuk terbang ke negara asal turis.

Baca: Kekacauan membuat marah, polisi menembak dan membunuh pria kulit hitam mati pemilik restoran di Kentucky-dengan kata lain, industri pariwisata akan memberi wisatawan kenyamanan dan keamanan serta pengalaman baru dalam tatanan perjalanan normal yang baru .

“Namun saat ini pengembangan destinasi masih tergantung keputusan pemerintah”, kata Febrina.

Leave A Comment