Pelajari tentang manisan India yang mengklaim bebas dari virus corona

2020-12-22

TRIBUNNEWS.COM-Toko permen khas Bangladesh, Balaram Mullick dan Radharaman Mullick di Kolkata, India, merilis berbagai permen baru yang dipercaya dapat meningkatkan kekebalan terhadap virus corona. Permen ini disebut “Immunity Sandesh”.

India hari ini mengumumkan bahwa pabrikan mengklaim bahwa bahan yang digunakan dalam pembuatan permen ini mengandung bahan antivirus Corona. sistem imun. Jamu yang digunakan antara lain kunyit, kapulaga, akar licorice, pala, jahe, lengkuas, daun linden, lada hitam, jintan hitam dan daun salam.

Tumbuhan ini dicampur dengan keju India yang lezat dan manis yang disebut chhena. Setelah dicampur dengan keju, Anda bisa makan permen.

Manis tanpa tambahan gula

Permen ini dibuat tanpa gula atau gula merah. Menurut pabrikan, rasa manis yang didapat berasal dari madu Himalaya yang juga dicampur dengan pasta.

Ini untuk menjaga nutrisi herbal yang terkandung di dalam permen.

Sudip Mallick Sandesh, Head of Immunity Manufacturing, mengatakan: “Sejak awal, kami mengetahui kegunaan jamu ini, mulai dari kemangi, kunyit, jintan hitam hingga kapulaga dan daun salam. Semua ramuan ini dapat digunakan sebagai metode pencegahan. Agen pelindung terhadap berbagai penyakit dan penyakit lainnya. ”

Menurut Sudip, ide pembuatan jamu sepertinya akan kebal. Sudip kemudian menghubungi berbagai ahli Ayurveda (Pengobatan Tradisional India, red) dan membahas cara pembuatannya. Inilah mengapa mereka menggunakan madu. Dari basil hingga licorice. , Immunity Sandesh mengandung zat yang membantu memperkuat kekebalan.

Sejak awal pandemi virus corona, gagasan yang selama ini dipikirkan masyarakat diluncurkan pada Sabtu (6 Juni 2020) dengan harga 25 rupee India (sekitar 155 dolar AS). Rp. 4,634).

Terakhir, Sudip mengungkapkan keyakinannya bahwa permen ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Ayurveda.

Leave A Comment