PHRI: Pengembalian uang tiket di Bali mencapai Rp 317 miliar

2020-12-25

Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Hariyadi Sukamdani, Presiden Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), mengatakan aplikasi tes PCR wajib bagi wisatawan akan dikirim ke Bali sehingga terjadi penggantian tiket pesawat. –Menurutnya, karena regulasi yang ketat, konsumen memilih menarik uang dari tiket yang dipesannya.

“” Big data diproses dari l’OTA (agen perjalanan online). Yang kami terima adalah “data terakhir 317 miliar rupee yang harus dilepas (dilunasi) di Bali,” kata Haryadi saat menandatangani protokol. Kesepakatan dicapai di Jakarta pada Rabu (16/12/2020).

Haryadi mengaku pihaknya telah menerima pengaduan dan mengeluhkan persyaratan wajib PCR.

Lihat juga: Inilah perbedaan rapid antigen test dan rapid test Antibodi dan PCR

Menurut dia, tidak kurang dari 133.000 tiket di-refund karena pembatalan penerbangan.

“Dibandingkan dengan situasi normal orang biasa yang meminta pengembalian dana, ini telah meningkat banyak,” kata Hariyadi.

Baca Juga: Travel CR Wajib P Inspeksi Sebelum Terbang ke Bali, Ini Respon dari Indonesian Eagle News

Selain itu, PHRI juga meyakini persyaratan rapid antigen testing untuk perjalanan ke Bali Apakah hambatan.

Dia mengatakan bahwa 28.000 orang melintasi daratan. – “Kapal feri saya kebetulan dekat general manager ASDP, dan teman saya S3. Menurut data mereka, arus penumpang harian di Bali bisa mencapai 28.000 orang,” kata Hariyadi.

Leave A Comment