Mantan CEO maskapai tersebut dipenjara karena menggunakan posisi tersebut untuk menghindari biaya bagasi

2020-12-28

TRIBUNNEWS.COM-Mantan chairman Thai Airways itu divonis dua tahun penjara karena gagal membayar biaya kelebihan bagasi. Kasus tersebut menunjukkan bahwa Wallop Bhukanasut, yang saat itu menjabat sebagai ketua dewan, dapat menggunakan posisinya untuk menampung 300 koper. Melampaui batas kontrol maskapai pada penerbangan tahun 2009.

Ketika laman “Penerbangan Sederhana” diluncurkan pada hari Sabtu (28 November 2020), Wallop Bhukanasut menjadi salah satu jabatan terpendek dari semua ketua dewan maskapai penerbangan dalam sejarah. — Ia dilantik pada April 2009, namun mengundurkan diri pada Desember di tahun yang sama setelah muncul riwayat penyalahgunaan kekuasaan. Selanjutnya

— >>>>>>>>>>>>

Harap baca juga: 3 maskapai menyediakan makanan di kafe, termasuk Thai Airways – –Harap baca juga: Lewat Penjualan Fast Food Jenis Cakwe Akibat Bangkrut, Thai Airways Menghasilkan Pendapatan Lebih Dari 4 Miliar Rupiah Setiap Bulan

Leave A Comment