Pengunjung harus mengikuti peraturan kesehatan untuk tamasya arung jeram

2020-12-29

TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 memberlakukan kesepakatan kesehatan untuk memaksa masyarakat mengubah gaya hidup di semua wilayah agar tidak tertular virus Corona 2.

Perubahan ini tidak terkecuali pada industri wisata arung jeram .

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Baparekraf (Kemenparekraf / Baparekraf) juga sedang menggalakkan penerapan protokol sanitasi pada pariwisata minat khusus di seluruh Indonesia.

Direktur Promosi Kawasan Minat Khusus (Kemenparekraf / Baparekraf) Adella Raung menjelaskan dalam keterangan yang dikeluarkan di Jakarta, Selasa (18/8/2020), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah merumuskan perjanjian kesehatan dan pedoman pelaksanaan CHSE ( Bersih, sehat, aman dan ramah lingkungan). Ketahanan lingkungan). Next >>>>

•• Krueng Jalin adalah tempat wisata arung jeram di Aceh Besar, sangat cocok untuk pemula

• 5 Wisata alam Sumatera Utara wajib dikunjungi, rafting di Sungai Bah Bolon – juga Menonton

Leave A Comment